Tips Pergi Bulan Madu dengan Anggaran Terbatas

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan liburan/traveling/bulan madu. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan liburan/traveling/bulan madu. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Charles Tran, pendiri CreditDonkey, berbagi tips bulan madu tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. CreditDonkey sendiri sebuah situs yang membantu konsumen membandingkan imbalan yang diiming-imingi banyak bank melalui program kartu kredit.

    Pada 2008, Tran nekat mengembangkan CreditDonkey di tengah krisis keuangan. Sejak itu, banyak orang yang meminta saran pada Tran mengenai peran penting kartu kredit agar dapat dimanfaatkan untuk berbisnis atau menghidupi keluarga.

    Menurut Tran, pasangan suami istri yang baru saja menikah rata-rata menghabiskan sekitar USD 5.000 atau sekitar Rp 66 juta untuk berbulan madu. Tentu bukan uang yang sedikit untuk digunakan berlibur, meski liburan romantis berdua.

    Lantas, bagaimana dengan pasangan yang tidak mampu menggelontorkan dana sebanyak itu untuk bulan madu? Berikut tips dari Tran, dilansir dari Bridal Guide.

    Rencanakan bulan madu
    Sebelum memutuskan kapan akan menikah, Tran menyarankan agar Anda meluangkan sedikit waktu untuk merencanakan bulan madu. Hal tersebut bertujuan untuk membuat tetap fokus.

    “Bulan madu yang direncanakan mendadak membuat banyak pasangan tidak dapat mengambil keputusan secara bijak. Itu sebabnya mereka mengalami kelebihan anggaran,” ujar Tran.

    Yang paling penting saat merencanakan bulan madu adalah transportasi, hotel, dan lokasi. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah sebab yang murah belum tentu berkualitas. Terutama untuk penerbangan, rajin-rajin mengecek situs-situs penerbangan yang terkadang menawarkan promo menarik.

    Pilih bulan
    Agar anggaran bulan madu tidak mengalami pembengkakan, Anda harus cerdik memilih kapan waktunya. Waktu ideal untuk bulan madu bergantung pada destinasi. Ada baiknya jika pergi bulan madu pada bulan di antara musim ramai dan musim sepi. Misalnya, Oktober untuk bulan madu di Eropa atau Maret untuk mengunjungi Amerika Serikat.

    Saat musim sepi, kemungkinan banyak destinasi wisata atau hotel yang tutup. Sementara pada musim ramai, harganya sudah tentu mengalami kenaikan signifikan. Oleh sebab itu pilih bulan di antara kedua musim tersebut.

    Manfaatkan kartu kredit
    Jangan malas untuk bertanya pada bank yang bersangkutan mengenai negara mana saja yang memberi kebebasan untuk menggunakan kartu kredit tanpa dikenakan biaya transaksi.

    Paket lengkap
    Paket lengkap, misalnya hotel dengan restoran, kapal pesiar, atau paket-paket lain dapat dimanfaatkan untuk menjaga anggran bulan madu agar tetap aman. Rajin-rajin mengecek situs pemberi diskon atau voucher murah, seperti Groupon dan LivingSocial.

    Cari akomodasi alternatif
    Alih-alih memilih hotel bintang 5, mengapa tidak memilih kamar dengan harga yang lebih murah namun sama nyaman? Atau pilih hotel bintang 5 namun kamar yang harganya tidak terlalu mahal. Intinya, tidak peduli seberapa besar ukuran kamar atau bagus fasilitasnya, selama kasurnya terasa nyaman dan ada pasangan di samping, mengapa tidak?

    Bersosialisasi dengan penduduk sekitar
    Tips bulan madu yang terakhir ini bertujuan untuk menghindari jebakan-jebakan yang kerap dipasang restoran sekitar penginapan terhadap wisatawan. Anda dapat berkeliling area sekitar hotel dan bertanya pada penduduk sekitar tempat makan murah atau destinasi wisata yang tidak terlalu ramai dikunjungi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!