Ragam Profesi yang Kian Dibutuhkan di Era Industri 4.0

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita karir yang bersemangat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita karir yang bersemangat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Era Revolusi Industri 4.0 mengubah segala urusan jadi serba simpel dan cepat. Perusahaan mulai memikirkan kandidat-kandidat yang tepat dan sesuai untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan ini.

    Istilah Big Data, Cloud Computing, dan Machine Learning merupakan istilah yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Namun masih banyak yang belum mengetahui arti dari kata-kata tersebut.

     Dilansir melalui laman Jobstreet, ke depan semua macam bisnis di era industri 4.0, dimulai dari skala makro, mikro, hingga super mikro, akan menggunakan sistem berbasis online untuk menunjang kecepatan dalam birokrasi atau transaksi. Berikut  profesi-profesi yang mempunyai prospek karir yang cerah di era industri digital.

    App developer
    Setiap perusahaan yang bergerak di berbagai macam bidang, berlomba-lomba menciptakan aplikasi untuk menunjang kemudahan konsumen di masing-masing ponsel. Pelaku yang menciptakan aplikasi itu disebut app developer dan untuk menjadi seorang app developer, kemampuan yang harus dikuasai yaitu memahami algoritma dan logika pemrograman, seperti Java, C++, Phyton, Ruby dan masih banyak lagi.

    Web developer
    Kurang lebih sama seperti app developer, web developer berfokus pada situs web. Perusahaan membutuhkan website agar produk dapat lebih dikenal dan menjangkau calon konsumen. Web developer harus mempelajari dan menguasai front-end, back-end developer, HTML, CSS, dan lainnya.

    Kreator konten
    Sebuah produk akan dikenal masyarakat luas jika dikemas dengan iklan yang dapat membuat orang penasaran dan tertarik dengan produk tersebut. Bagaimana membuat orang terpengaruh untuk membeli atau menggunakan produk adalah tugas dari kreator konten. Untuk menjadi seorang kreator konten yang baik diperlukan soft skill, yaitu kreativitas dan inovasi untuk menciptakan konten yang menarik.

    Spesialis SEO
    Seorang SEO Specialist dituntut untuk selalu update terhadap perkembangan informasi mengenai algoritma Google yang terus menerus diperbarui. Bagi perusahaan yang mengandalkan digital marketing dalam memasarkan produk mereka, peran SEO sangat vital bagi bisnis perusahaan. Profesi Spesialis SEO masih sangat jarang ditekuni, sehingga para perusahaan berani memberikan bayaran yang cukup besar untuk posisi ini.

    Spesialis media sosial
    Hampir semua orang mempunyai setidaknya dua akun media sosial dari berbagai platform. Perusahaan memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi atau membangun hubungan dengan pelanggan atau target pasar, juga memasang iklan. Tugas spesialis media sosial adalah membuat ide konten dan menganalisa umpan balik dari warganet.

    Spesialis data
    Di awal disebutkan istilah-istilah yang terkait dengan Industri 4.0, salah satunya adalah Big Data. Seorang data scientist lah yang akan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa, dan mempresentasikan data-data yang ada untuk menghasilkan informasi yang berguna. Informasi tersebut nantinya jadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk perusahaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!