Mengenal Mi Shirataki, Mi Rendah Kalori dan Kaya Manfaat

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mie Shirataki. shutterstock.com

    Mie Shirataki. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaMi shirataki sedang menjadi tren di Indonesia. Sebelumnya, mi yang berbentuk seperti soun itu lebih dahulu dikenal dan digunakan oleh banyak masyarakat Jepang. Namun seiring dengan perkembangan zaman, makanan ini pun mulai digemari di dunia termasuk Indonesia.

    Beberapa artis yang juga menyukai mi shirataki adalah aktor Abimana dan mantan vokalis band Samsons, Bambang Reguna Bukit (Bams). Rupanya, salah satu alasan dari berbagai orang menyenangi mi shirataki ialah kandungan kalori yang rendah.

    Bams menjelaskan bahwa shirataki memiliki bahan dasar konjac. Konjac pun sejenis umbi-umbian yang mengandung pati. “Dalam setiap 100 gram shirataki hanya mengandung 15-20 kalori. Dia juga terdiri dari 97 persen air dan 3 persen glukomanan yang dapat cepat larut dalam air,” kata co-founder The Fit Company itu dalam Media Gathering yang diadakan di Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2020.

    Co Founder The Fit Company Bambang Reguna Bukit alias Bams eks Samsons saat memberikan presentasi dalam Media Gathering di Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2020. Dokumen Pribadi.

    Berbicara mengenai manfaat, Bams pun menjelaskan bahwa shirataki bisa membantu menurunkan berat badan orang yang gemar makan. Sebab, ngemil dengan mi shirataki saat ingin makan tidak akan membuat seseorang gendut. “Cocok sekali kalau mau diet tapi keinginan makannya tidak terkontrol atau bawaannya ingin makan terus. Karena rendah kalori, sehingga tidak membuat gendut,” katanya.

    Bams juga mengatakan bahwa shirataki bisa mencegah sembelit. Sembelit sendiri terjadi karena beberapa kondisi seperti kurang minum air putih, stres hingga kurang makan serat. Nah, shirataki pun berguna untuk mengatasi hal ini. “Seperti yang saya jelaskan, dia ada kandungan glukomanannya. Ini bisa merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus sehingga dapat melancarkan BAB,” katanya.

    Terakhir, shirataki juga dikenal sangat baik untuk mencegah kolesterol. Sebab berdasarkan penelitian yang dilakukan The American Journal of Clinical Nutrition, Bams mengatakan bahwa glukomanan juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sampai 16 mg/dL dan trigliserida (salah satu jenis lemak yang banyak ditemukan di dalam darah) hingga 11 mg/dL. “Jadi shirataki ini paket komplit sekali,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.