Ingin Mulai Bisnis Fashion, Simak Dulu Tips Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi bisnis fashion (pixabay.com)

    ilustrasi bisnis fashion (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Memulai bisnis di fashion tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan oleh penjual, khusunya pengadaan yang hemat, transparan, dan efisien.

    Namun, dukungan teknologi yang semakin canggih dan mudah, seperti kehadiran situs layanan perdagangan daring (marketplace), memudahkan penjual maupun pembelinya dalam sekali klik. Marketplace Zilingo membagi sejumlah tips buat pebisnis busana dan fashion yang baru akan merintis usahanya melalui layanan daring.

    Bekali diri dengan ilmu dasar fashion
    Pelaku bisnis busana dan gaya hidup sebaiknya memiliki wawasan tentang jenis kain yang tersedia di pasaran. Hal ini penting untuk diketahui sebelum melakukan pembelanjaan bahan baku secara daring guna meminimalisir kemungkinan salah pesan dan menerima produk yang tidak sesuai dengan deskripsi penjual.

    Mengikuti tren fashion terkini
    Berusaha mengikuti tren terkini yang digemari oleh konsumen juga dapat membantu menentukan jenis kain yang dibutuhkan untuk produk.

    Jangan mudah tergiur harga murah
    Sebelum melakukan pembelian, baca secara seksama deskripsi yang disediakan oleh penjual, mulai dari label atau merek, bahan, dimensi, satuan unit, ketersediaan stok, serta kualitas kain melalui gambar pendukung yang ada.

    Pastikan platform bisa menyediakan sampel bahan
    Sebelum melakukan transaksi, cari tahu lebih lanjut apakah platform maupun penjual pilihan dapat menyediakan sampel produk yang dapat dikirimkan dan pastikan durasi pengirimannya.

    Pilih platform pengadaan dengan reputasi baik
    Sebelum menentukan pilihan dan menekan tombol ‘Bayar’, cari tahu apabila platform pengadaan pilihan merupakan perusahaan yang terpercaya. Periksa konten situs, foto produk, testimoni pelanggan, serta bukti transaksi. Pelajari juga apabila platform pengadaan pilihan itu juga terhubung secara langsung dengan pabrik sehingga bisa mendapatkan harga tangan pertama dari pabrik langsung, bukan harga agen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.