Kiat Mengusir Bau Badan tanpa Ribet

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bau badan. shutterstock.com

    Ilustrasi bau badan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bau badan bisa disebabkan banyak faktor, termasuk keturunan atau ketidakseimbangan hormon. Meski demikian, bau badan yang kerap dialami banyak orang disebabkan kurangnya kesadaran akan higienitas diri sendiri dan sekitarnya.

    Bau biasanya timbul saat bakteri mengalami proses pembusukan. Jika Anda mencium aroma tidak sedap pada tubuh, itu berarti sekelompok bakteri tengah bersarang dan membusuk. Lantas, apa yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau badan?

    Tips paling ampuh untuk menghilangkan bau adalah dengan menutup jalan bakteri untuk hinggap di tubuh. Hal pertama yang wajib dilakukan untuk menghilangkan bau badan ialah dengan menjaga tubuh tetap bersih dengan cara mandi teratur.

    Mandi teratur
    Mandi secara teratur, setidaknya dua kali sehari untuk menjaga tubuh tetap bersih. Mandi dua kali sehari dapat menghilangkan keringat dan debu yang menempel di tubuh. Dengan demikian tidak ada alasan untuk bakteri menempel di tubuh. Jika memiliki waktu luang, lakukan perawatan seminggu sekali untuk menghilangkan sel kulit mati. Ingat, sel kulit mati juga berperan dalam pertumbuhan bakteri. Waktu mandi yang dianjurkan ialah 20 menit, termasuk menyikat gigi dan keramas.

    Gunakan sabun antibakteri
    Sabun antibakteri dapat menekan pertumbuhan bakteri pada tubuh. Selain menggunakan sabun antibakteri, Anda juga dapat menggunakan loofah atau semacam sikat untuk menjangkau bagian-bagian yang sulit dijangkau, seperti belakang punggung. Untuk bagian yang mudah berkeringat seperti leher, ketiak, atau selangkangan, Anda dapat menggunakan cuka apel dengan cara mengoleskan atau mencelupkan kapas ke cairan cuka tersebut. Letakkan kapas pada bagian yang mudah berkeringat selama 10 menit sebelum mandi. Cuka apel berfungsi untuk menetralkan pH kulit.

    Keringkan tubuh
    Gunakan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan tubuh. Handuk lembap merupakan sarana bagi banyak bakteri untuk berkembang biak. Jika tubuh sudah benar-benar kering, Anda dapat menaburkan bedak bayi atau talek pada bagian yang mudah berkeringat.

    Bijak memilih makanan
    Hindari makanan dengan aroma menyengat seperti bawang putih, bawang merah, dan daging merah. Perbanyak konsumsi makanan dengan aroma menyegarkan, seperti rosemary, daun sage, teh hijau, dan jeruk nipis. Selain dapat dikonsumsi langsung untuk menghilangkan bau badan, jeruk nipis juga dapat dicampur dengan kapur dan/atau daun sirih. Campuran keduanya dapat dioleskan pada bagian tubuh yang mudah berkeringat seperti ketiak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.