Hubungan Cinta Dipenuhi Cemburu, Mungkin Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti kebanyakan emosi, cemburu memiliki manfaat evolusi dan wajar untuk kadang-kadang merasa seperti itu. Namun, rasa itu menjadi jelek ketika Anda terbawa olehnya atau menjalar ke dalam hubungan terlalu sering, bahkan ketika tidak ada alasan nyata untuk merasa cemburu.

    Berikut beberapa alasan mengapa Anda mengalami perasaan tidak nyaman ini dan bagaimana menghilangkannya.

    Merasa tidak aman
    Perasaan cemburu sering bermula dari rasa tidak aman secara sadar atau tidak sadar. Jika cenderung merasa tidak cukup baik atau pantas dicintai, itu membuat Anda sangat curiga terhadap cinta dan kebahagiaan. Anda perlu mengatasi alasan-alasan ketidakamanan dan menghasilkan respons yang lebih sehat, seperti memilih untuk mempercayai pasangan. Selalu ingatkan diri bahwa Anda dicintai, dihargai, dan aman.

    Takut ditinggal
    Ketika takut orang yang dicintai meninggalkan Anda atau menggantikan dengan orang lain, itu dapat menyebabkan kecemburuan. Anda mulai merasa terancam oleh semua orang yang terhubung selain Anda. Bicarakan dengan pasangan sehingga dapat membantu menenangkan pikiran Anda. Fokuslah untuk menikmati saat-saat yang Anda alami bersama alih-alih mengkhawatirkan sesuatu yang mungkin tidak akan pernah terjadi.

    Pernah diselingkuhi
    Mungkin pasangan sebelumnya telah berselingkuh. Hal ini membuat seseorang mudah curiga dan cemburu. Tetapi, selalu merasa cemburu tidak adil bagi pasangan atau Anda. Lepaskan dendam, luka, dan semua sampah lain. Berikan diri setiap pengalaman baru seperti ini untuk pertama kalinya.

    Memiliki gaya keterikatan emosional yang gelisah
    Anda sering menekankan tentang hubungan dan membutuhkan kepastian terus-menerus dan menunjukkan kasih sayang dari pasangan, cenderung terlalu emosional, tidak rasional, dan penuh dengan keluhan tentang kebutuhan yang tidak terpenuhi. Buat batasan yang sehat. Temukan gairah lain untuk mengabdikan diri daripada menjadikan hubungan sebagai pusat kehidupan.

    Harapan hubungan yang tidak realistis
    Ketika membangun ide romantis sempurna yang bebas dari konflik, perasaan cemburu akan berkembang ketika pasangan gagal memenuhi fantasi. Daripada berkubang di alam mimpi, fokuslah pada aspek hebat hubungan Anda. Hiduplah di saat-saat itu dan hargai hal-hal besar dan kecil yang membuat pasangan cukup istimewa.

    Terlalu khawatir dan banyak berpikir
    Jika otak selalu bekerja ekstrakeras untuk menemukan makna tersembunyi dalam setiap hal kecil, akan sulit untuk tidak khawatir tentang menjadi cemburu pada apa pun. Jika Anda merasa sulit untuk menghentikan diri dari menghasilkan kekhawatiran dan kecemasan baru tentang hubungan, Anda harus mempertimbangkan untuk meminta bantuan terapis.

    Punya masalah di masa lalu
    Ada juga orang yang cemburu karena trauma masa lalu. Misalnya, orang tuanya selingkuh. Cari tahu akar penyebab kecemburuan dan pertimbangkan mencari bantuan profesional untuk melewatinya. Hanya karena sesuatu terjadi sekali sebelumnya bukan berarti itu akan terjadi lagi.

    Sulit menerima perubahan
    Anda mungkin merasa iri karena merasakan sesuatu yang berubah dalam hubungan dan Anda tidak tahu bagaimana menghadapinya. Terkadang gairah berhenti menjadi kuat seperti pada awalnya atau memudar total. Tidak ada jumlah kecurigaan dan tuduhan yang akan mengubah itu. Cobalah membicarakannya dengan pasangan sebelum hal-hal di luar kendali dan terima apa pun yang datang.

    Usaha proteksi diri
    Mungkin Anda berpikir memantau perilaku pasangan akan membantu Anda tetap sejalan dan mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Hubungan yang sehat tidak bekerja seperti itu. Ingatlah bahwa kecemburuan mendorong perselingkuhan daripada mencegahnya.

    Merasa diabaikan
    Kecemburuan mungkin menjadi cara pikiran untuk memberi tahu bahwa Anda merasa diabaikan atau tidak yakin tentang situasi tertentu. Mungkin Anda merasa seperti memberi lebih banyak pada hubungan atau tampaknya memiliki harapan yang berbeda terhadap kesetiaan dan perilaku yang sesuai.

    Merasa memiliki pasangan
    Orang bukanlah benda yang bisa dimiliki atau memiliki. Pasangan memiliki kehendak bebas untuk melakukan apa pun yang diinginkan dan terserah padanya untuk memutuskan tidak menyakiti Anda. Menjaga setiap gerakan atau interaksinya karena berpikir bahwa cinta memberi Anda hak hanya akan menciptakan dunia yang menyakitkan bagi Anda berdua. Berhentilah mencoba membatasi kebebasan pasangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.