Perayaan Cap Go Meh, Ini yang Khas di Berbagai Negara

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga keturunan Tionghoa memberikan angpao kepada liong saat perayaan Cap Go Meh 2020 di kawasan Bekasi, Sabtu, 8 Februari 2020. Perayaan hari kelima belas setelah tahun baru Imlek ini digelar di berbagai daerah di Indonesia. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Warga keturunan Tionghoa memberikan angpao kepada liong saat perayaan Cap Go Meh 2020 di kawasan Bekasi, Sabtu, 8 Februari 2020. Perayaan hari kelima belas setelah tahun baru Imlek ini digelar di berbagai daerah di Indonesia. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Puncak perayaan Hari Raya Imlek, yang biasanya disebut Cap Go Meh, dilaksanakan pada Sabtu, 8 Februari 2020. Perayaan ini merupakan acara yang diselenggarakan 15 hari pasca Tahun Baru Cina guna menghormati dewa tertinggi di Dinasti Han kuno, Thai Yi.

    Dalam merayakan Cap Go Meh, berbagai negara memiliki tradisinya masing-masing. Mengenal lebih dalam tentang cara negara-negara menyambut Cap Go Meh, berikut adalah beberapa diantaranya seperti yang dilansir dari situs China Highlights dan A Far.

    Cina
    Cap Go Meh menandakan berakhirnya perayaan Tahun Baru Cina sekaligus menjadi perayaan menyambut musim semi di Cina. Meskipun kebiasaan setiap kota berbeda-beda, namun kegiatan yang paling lazim melibatkan pelepasan lampion ke udara, mengkonsumsi tangyuan (bola bak moci) dan menonton tarian barongsai. Perayaan terbesar umumnya berlangsung di Nanjing, ibukota provinsi Jiangsu Timur. Namun acara besar lainnya juga dapat ditemui di kota kosmopolitan seperti Shanghai dan Beijing.

    Vietnam
    Di Vietnam, tradisi Cap Go Meh biasanya dikerjakan dengan cara bermeditasi, merenungkan dan mengamati ritual, serta menghormati leluhur yang telah meninggal. Sebagai bagian dari tradisi pula, saat matahari tenggelam, rumah-rumah dan setiap toko akan mematikan listrik mereka. Tujuannya ialah agar lampu lentera menerangi area tersebut. Warga setempat dan pengunjung akan menghanyutkan lentera ke sungai dengan harapan bisa membawa kebahagiaan dan kesehatan.

    India
    Masyarakat Hindu di India juga tak ingin ketinggalan dalam merayakan Cap Go Meh. Dalam menyambut puncak hari raya Imlek itu, penduduk pun akan menyalakan diyas (seperti lampu tanah) dengan ritual pooja atau ibadah. Banyak yang akan menggantungnya di rumah dan jendela. Tampilan warna-warni diyakini oleh masyarakat sebagai doa untuk kekayaan, kebahagiaan, dan kesehatan mereka. Sementara festival ini dirayakan di seluruh India, salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan gemerlapnya ialah di Pink City of Jaipur di Rajasthan.

    Hawaii
    Di Hawaii, masyarakat merayakan Cap Go Meh untuk mengenang keluarga, sahabat atau orang terdekat yang telah meninggal dunia. Umumnya, mereka akan berkumpul di Pantai Ala Moana. Ini terletak di hamparan pasir antara Waikiki dan pusat kota Honolulu. Upacara dimulai dengan serangkaian pertunjukan tradisional oleh kelompok musik lokal. Kemudian, ada pula doa dan pelepasan lentera ke udara. Harapannya, ini bisa mengingatkan kenangan, harapan dan keberuntungan bagi para pesertanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | CHINAHIGHLIGHTS | AFAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.