Tips Aman Berinvestasi ala Rio Dewanto dan Dennis Adhiswara

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dennis Adhiswara. TEMPO/Nurdiansah

    Dennis Adhiswara. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Investasi memang sangat menguntungkan sebab dengan menyimpan uang pada perusahaan atau perseorangan selama beberapa waktu, keuntungan bisa didapatkan. Sayangnya, mulai banyak bermunculan investasi bodong yang tujuannya menipu masyarakat.

    Kewaspadaan akan hal ini tentu harus dilakukan. Sebagai seorang figur publik dan pelaku investasi, Rio Dewanto dan Dennis Adhiswara pun membagikan tips.

    Menurut Rio, setiap orang yang akan menjalankan investasi harus melihat dan mempelajari perusahaan yang menawarkan produk dan layanan investasi.

    “Kita lihat perusahaannya menyakinkan atau tidak. Pelajari dulu saja profilnya, track record-nya,” katanya saat ditemui di Jakarta pada Rabu, 12 Februari 2020.

    Suami Atiqah Hasiholan itu juga mengimbau agar setiap orang tidak langsung percaya dengan bunga yang besar sebab kebanyakan orang selalu tergiur dengan hal ini tanpa pertimbangan rasional hasil dari bunga itu sendiri.

    “Kalau dia bilang bunganya banyak sekali patut dicurigai karena di bank saja kita dapat berapa?” kata Rio Dewanto.

    Sedangkan Dennis meminta agar masyarakat memastikan apakah perusahaan dan perseorangan yang menawarkan produk investasi itu terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau tidak.

    “Kalau dia terdaftar, pasti diawasi oleh pemerintah. Dia macam-macam, kita bisa menuntut pertanggungjawabannya,” ucapnya.

    Bintang film "Milly dan Mamet" itu tak lupa berpesan agar setiap orang yang ingin melakukan investasi berkonsultasi dengan orang-orang yang sudah ahli. Entah tenaga profesional atau keluarga dan kerabat, seluruhnya bisa membantu jika ada kejanggalan.

    “Kalau ada teman yang sudah biasa investasi, tanya-tanya juga sama mereka. Biasanya pasti bisa lah menganalisa mana yang bohong dan tidak,” ungkap Dennis Adhiswara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.