Selain Lezat, Daging Bebek Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi daging bebek. Foto: Sehatq

    Ilustrasi daging bebek. Foto: Sehatq

    TEMPO.CO, Jakarta - Akhir-akhir ini, ketika melewati jalanan ibukota yang sedikit ramai, mungkin dalam radius setiap 5 meter berdiri tenda penjual nasi bebek. Sumber protein yang satu ini memang sedang naik daun di lidah para penikmat kuliner. Tahukah Anda jika di balik rasanya yang lezat, manfaat daging bebek ternyata juga berlimpah?

    Tentu, manfaat daging bebek bisa didapatkan apabila diolah dengan cara yang lebih sehat. Sementara itu, daging bebek yang banyak dijual akhir-akhir ini, umumnya bersimbah minyak, garam, dan bahan-bahan lain yang mungkin justru akan menutupi manfaatnya. Berbagai kelebihan yang dimiliki daging bebek untuk kesehatan, berasal dari kandungan nutrisi di dalamnya. Jadi, sebelum menilik lebih jauh manfaat daging bebek, ada baiknya Anda mengenali kandungan gizi bebek terlebih dahulu. Daging bebek dinilai sebagai sumber makanan yang cukup padat nutrisi. Sebab di dalamnya, ada berbagai jenis vitamin, mineral, antioksidan, dan nutrisi lainnya.

    Daging bebek juga dinilai sebagai sumber protein yang baik. Mengonsumsi 100 gram daging bebek saja sudah bisa memenuhi sekitar 23 persen kebutuhan protein harian tubuh. Masih dalam porsi yang sama, daging bebek yang dikonsumsi beserta kulitnya, juga akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian tubuh.
    Selain vitamin dan protein, 100 gram daging bebek beserta kulitnya juga akan menyumbangkan beberapa jenis mineral di tubuh.

    Setelah mengetahui kandungan gizi di atas, Anda tidak perlu terlalu kaget melihat manfaat daging bebek yang juga berlimpah, seperti di bawah ini.

    1. Menjadi sumber protein yang baik
    Kandungan gizi daging bebek yang paling utama adalah proteinnya. Protein yang terdapat di daging bebek termasuk dalam protein kualitas tinggi. Sebab, di sana ada berbagai asam amino esensial serta non-esensial yang baik untuk kesehatan.

    2. Melindungi tulang
    Mengonsumsi protein yang berasal dari hewan, termasuk bebek, dipercaya dapat meningkatkan tingkat kepadatan tulang. Tidak hanya itu, protein tersebut juga dianggap mampu meningkatkan kekuatan tulang. Tentu, manfaat daging bebek yang satu ini akan lebih sempurna jika Anda mengonsumsi cukup kalsium.

    3. Meningkatkan daya tahan tubuh
    Daging bebek mengandung selenium, yaitu salah satu jenis antioksidan yang dapat membantu tubuh terlindungi dari kerusakan sel dan meredakan peradangan. Kandungan tersebut merupakan kunci penting dalam proses peningkatan sistem kekebalan tubuh.

    4. Mengurangi risiko penyakit jantung
    Tidak hanya ikan, bebek rupanya juga mengandung asam lemak omega-3 yang terbukti baik untuk kesehatan jantung. Namun kembali lagi, manfaat ini hanya bisa didapatkan jika daging bebek diolah dengan cara yang sehat.

    5. Mendukung diet keto
    Lemak selain asam lemak omega-3 yang ada di dalam daging bebek memang sebaiknya dihindari oleh orang yang sedang berusaha mengurangi konsumsi makanan berlemak. Namun, bagi yang sedang menjalani diet keto, daging bebek berlemak bisa menjadi pilihan yang baik.

    Meski begitu, Anda tentu tetap harus mengatur porsinya dan jangan sampai mengonsumsinya secara berlebihan. Dari 100 gram daging bebek dengan kulit, hampir 40 gram di antaranya adalah lemak. Sementara itu, 13 gram di antaranya adalah lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan.

    6. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid
    Memenuhi kebutuhan selenium harian, juga dapat membantu tubuh menjaga kesehatan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah tempat diproduksinya berbagai hormon yang penting untuk proses pertumbuhan, perkembangan, dan metabolisme di tubuh.

    7. Menjadi pengganti mentega atau minyak
    Sebenarnya, lemak yang terdapat pada bebek tidak bisa dibilang jauh lebih sehat dari minyak yang bersumber dari tumbuhan, seperti minyak zaitun. Namun, jika dibandingkan dengan mentega, minyak babi atau minyak yang terbuat dari lemak sapi, minyak lemak bebek bisa dibilang sedikit lebih sehat. Sebab, jumlah lemak jenuh yang terdapat di dalam bebek tidak sebanyak minyak lain yang telah disebutkan di atas.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.