Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Imunostimulan? Pilih Zat Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Di musim pancaroba dan berkembangnya berbagai macam virus serta penyakit, peran kekebalan tubuh pun menjadi sangat penting. Sebab dengan daya tahan tubuh yang kuat, kita pasti tetap sehat dan mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

    Ketua Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia Iris Rengganis mengatakan bahwa imunitas tubuh bisa ditingkatkan dengan konsumsi makanan bergizi. “Olahraga rutin, tidur cukup, minum banyak air putih juga bisa memperkuat sistem imun,” katanya dalam acara Media Briefing di Jakarta pada Rabu, 19 Februari 2020. 

    Namun ada kalanya kita tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan karena aktivitas dan alasan lainnya, bukan? Untuk tetap menguatkan sistem imun, Iris pun memberi solusi lain dengan mengkonsumsi imunostimulan. “Imunostimulan dapat membantu sistem kerja imun dengan cara merangsang pembentukan berbagai sel-sel imun,” katanya.

    Dengan banyaknya produk vitamin dan suplemen imunostimulan, beberapa kandungan penting pun dijabarkannya agar Anda lebih mudah memilih. Salah satu kandungan penting yang wajib dimiliki adalah estrak echinacea pupurea atau Tanaman Echinacea “Echinacea purpurea telah terbukti secara klinis dapat memodulasi sistem daya tahan tubuh dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut,” katanya.

    Kandungan lain dan tak kalah penting adalah zinc picolinate. Menurut Iris, zinc picolinate berperan aktif dan bekerja sinergis pada sistem daya tahan tubuh. Ekstrak blackelderberry juga sangat krusial. “Ia dapat mencegah replikasi virus serta menstimulasi peningkatan sistem daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan produksi monosit sehingga saat seseorang sudah sakit, proses kesembuhannya lebih cepat,” katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.