Anak Muda Sulit Menabung? Ini Tips Jitu untuk Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menabung. Shutterstock

    Ilustrasi menabung. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak bisa dipungkiri, anak muda saat ini sangat sulit untuk menabung. Dengan gaya hidup yang tinggi seperti gadget baru hingga pakaian dan tas bermerek, tentu membuat mereka sukar menyimpan uang.

    Apakah Anda salah satunya? Jika ya, Anda tak perlu khawatir karena terdapat banyak cara yang bisa dilakukan agar belanja bisa dijalani tapi juga tetap dapat menabung. Independent financial planner dari Financialku.com, Shierly pun membagikan tips jitunya.

    Shierly mengimbau agar setiap generasi milenial memiliki roda anggaran pengeluaran. Ini merupakan gambar lingkaran yang dibelah menjadi empat bagian. “Pada setiap bagian, ditulis dibelanjakan, direncanakan, ditunda dan diinginkan,” katanya saat ditemui di kantor Tempo Jakarta pada Jumat, 21 Februari 2020.

    Pada bagian dibelanjakan, Shierly menjelaskan bahwa ini adalah kebutuhan yang penting dan mendesak. Contohnya termasuk kebutuhan pokok rumah tangga, bayar cicilan hutang dan dana darurat. Sedangkan pada bagian direncanakan yang merupakan kebutuhan penting namun tidak mendesak, contohnya adalah liburan keluarga dan membeli kendaraan.

    Dua bagian lainnya adalah ditunda dan diinginkan. Menurut Shierly, sesuatu yang ditunda tentunya tidak penting tapi mendesak. Contohnya belanja tiba-tiba karena diskon besar atau makan di restoran. Adapun sesuatu yang diinginkan, yang tidak mendesak dan tidak penting seperti beli gadget dan jajan.

    Nah, dengan mengetahui empat hal ini, Shierly berharap agar setiap anak muda sebelum membeli sesuatu selalu memikirkan roda anggaran pengeluaran terlebih dahulu. “Sebelum beli, kita pikir masuk ke daerah mana barang itu. Kalau memang perlu dibelanjakan, ya dibelanjakan. Kalau hanya diinginkan saja, ya jangan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.