Cegah Virus Corona, Dokter Imbau Cuci Tangan pada 3 Waktu Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perempuan Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus Corona, saat mereka berjalan di jalan di Teheran, Iran 25 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    Perempuan Iran mengenakan masker pelindung untuk mencegah tertular virus Corona, saat mereka berjalan di jalan di Teheran, Iran 25 Februari 2020. [WANA (Kantor Berita Asia Barat) / Nazanin Tabatabaee via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Virus corona 2019 alias COVID-19 masih mewabah. Hal tersebut disebabkan oleh merebaknya virus yang mematikan itu dari akhir Desember 2019 hingga kini. Bahkan, bukan Wuhan, Cina, saja yang mengalaminya, namun juga 54 negara lain di dunia.

    Meski belum ada konfirmasi mengenai COVID-19 di Indonesia, masyarakat tetap harus waspada. Khususnya sebagai bentuk pencegahan, bukan hanya meningkatkan kekebalan tubuh dengan konsumsi makanan yang bergizi saja, namun perlu juga perlindungan dari luar dengan mencuci tangan.

    Ada waktu-waktu yang diimbau oleh Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Moh. Adib Khumaidi, agar risiko terpapar rendah. Waktu pertama adalah setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. Misalnya, setelah naik angkutan umum hingga usai memegang benda di sekitar.

    “Virus corona itu bisa menempel di mana saja. Misalnya, naik angkutan umum dan pegangan, orang sebelumnya kalau terinfeksi bisa menginfeksi Anda juga. Itulah sebabnya setelah melakukan aktivitas di luar ruangan harus cuci tangan,” katanya dalam media briefing di Jakarta pada Sabtu, 29 Februari 2020.

    Waktu selanjutnya ialah sebelum makan. Menurut Adib, virus corona dapat masuk ke tubuh melalui mulut. Apabila seseorang makan dan lupa mencuci tangan padahal dalam kondisi kotor, maka risiko bakteri dan virus bisa masuk ke tubuh dan menginfeksi.

    “Bukan hanya corona saja, tapi semua penyakit bisa masuk kalau kita tidak cuci tangan,” ungkapnya.

    Terakhir, mencuci tangan tepat setelah bersin dan batuk. Adib menjelaskan bahwa seseorang yang bersin dan batuk namun lupa mencuci tangan sangat rentan menyalurkan virusnya pada orang lain.

    “Kalau dia positif corona dan bersalaman dengan Anda, risiko Anda terinfeksi menjadi besar,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.