Awas, Kecemasan karena Virus Corona Bikin Imunitas Turun

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria membungkus tubuhnya dan troli belanjanya dengan plastik untuk melindungi diri dari virus Corona, saat berbelanja di sebuah swalayan di Cina. Hingga Sabtu (1/2/2020), kasus virus Corona yang sudah terkonfirmasi mencapai lebih dari 11.000 kasus, sejak muncul pada Desember 2019. boredpanda.com

    Seorang pria membungkus tubuhnya dan troli belanjanya dengan plastik untuk melindungi diri dari virus Corona, saat berbelanja di sebuah swalayan di Cina. Hingga Sabtu (1/2/2020), kasus virus Corona yang sudah terkonfirmasi mencapai lebih dari 11.000 kasus, sejak muncul pada Desember 2019. boredpanda.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ditemukannya pasien terduga virus corona di Indonesia membuat masyarakat panik dan bertindak tidak wajar. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan kecemasan dan kekhawatiran dapat mempengaruhi imunitas tubuh sehingga rentan terkena virus corona atau COVID-19.

    "Bukan hanya Germas (gerakan masyarakat hidup sehat), juga hati pikiran kita. Namanya psikoneuroimunologi. Kalau kita mendapat persepsi dan hal-hal yang salah terus, membuat kita khawatir, cemas, imunitas tubuh juga ikut turun," kata Menkes.

    Ia mengatakan upaya untuk menjaga hati dan pikiran tetap tenang adalah upaya paling baik dalam mencegah kemungkinan terjangkit COVID-19. Ia kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik tetapi tetap waspada dengan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat.

    "Karena itu, yang paling penting," katanya.

    Upaya menjaga kesehatan tersebut dapat dilakukan dengan terus menjaga imunitas tubuh untuk terhindar dari kemungkinan terkena COVID-19.

    "Nomor satu untuk bisa mencegah, terhindar dari COVID-19 yang utama adalah menjaga imunitas tubuh," katanya.

    Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi secara cukup dan melakukan gerakan perilaku hidup bersih dengan mencuci tangan seusai beraktivitas. Selain itu, ia juga menyarankan penggunaan masker bagi orang-orang yang sedang sakit.

    Sebaliknya, orang yang sehat tidak disarankan menggunakan masker, kecuali saat harus melakukan tindakan-tindakan di rumah sakit yang mengharuskannya menggunakan masker untuk menjaga sterilitas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.