Agar Masker Tidak Disalahgunakan, Otoritas Bali Sarankan Ini

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Seorang guru memasangkan masker pada siswa sebagai upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19 di Sekolah Tunas Global, Depok, Jawa Barat, Selasa, 3 Maret 2020. Kegiatan tersebut sebagai upaya penyuluhan penyebab, gejala dan langkah pencegahan virus Corona atau Covid-19 bagi siswa. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati meminta masyarakat setempat untuk segera memotong masker yang sudah digunakan agar jangan sampai disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. "Kami mengimbau karena ada batas waktu penggunaan masker itu enam jam maksimum. Apabila sudah diganti, maka yang bekas sebaiknya dipotong atau digunting agar tidak ada yang menggunakan atau menyalahgunakan lagi, dijual, dicuci dan lain sebagainya," kata Cok Ace sapaan akrab Tjokorda, di Denpasar, Selasa 03 Maret 2020.

Terkait dengan kondisi kelangkaan masker, menurut Cok Ace, maka mengacu pada arahan Menteri Kesehatan, mereka yang menggunakan sebaiknya yang berpotensi bisa tertular atau yang sudah terindikasi kena virus. "Ini yang seharusnya diprioritaskan," ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi agar terhindar dari COVID-19, Cok Ace mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan. "Kuncinya itu di sana (menjaga kesehatan dan kebersihann-red)," ujarnya.

Cok Ace pun meminta masyarakat di Bali tidak takut berlebihan dengan sudah adanya kasus positif COVID-19 di Indonesia karena kemungkinan sehatnya atau bisa disembuhkan itu 98 persen.

Jajaran aparatur desa maupun desa adat diharapkan turut bersinergi menyosialisasikan soal COVID-19 ini supaya masyarakat tidak panik dan ketakutan berlebihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya mengharapkan masyarakat yang menggunakan masker agar menggunakan dengan benar. "Pemakaiannya itu bagian putih di dalam, dan bagian hijau di luar. Ketika dipakai harus menutupi hidung dan mulut, sehingga tidak ada kemungkinan virus yang masuk," ucapnya.

Jika pemakaiannya terbalik, maka ketika ada cairan berisi virus yang terkena masker, akan tetap menempel di masker. "Bagian yang berwarna putih itu menyerap air, kalau yang hijau kedap air," ujarnya.

Suarjaya pun mengharapkan masyarakat tidak berlebihan menggunakan masker, misalnya saat berada di tempat kerja dan kondisi rekan kerja semuanya sehat, tentu masker tidak diperlukan.

Namun, jika dihadapkan pada kemungkinan terburuk ketika masker memang tidak tersedia, kata Suarjaya, masyarakat bisa menggunakan kain handuk kecil yang bersih. "Handuk yang bersih diisi air, kemudian diperas, juga bisa. Intinya, untuk menggantikan masker itu sepanjang bersih dan bisa memfilter dapat digunakan," ucapnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali sendiri sejauh memiliki stok 300 ribu masker yang akan dibagikan jika dalam kondisi siaga atau gawat darurat.






Bagaimana Rusuh di Foxconn Pengaruhi Stok iPhone 14 Pro dan Pro Max di Toko?

2 jam lalu

Bagaimana Rusuh di Foxconn Pengaruhi Stok iPhone 14 Pro dan Pro Max di Toko?

Foxconn mengaku kapasitas produksi iPhone 14 Pro dan Pro Max tak berubah menjelang musim liburan akhir tahun ini. Meski 20 ribu pekerjanya pergi.


Covid-19 Terkini: 300 Subvarian Omicron dan Batuk Kronis

9 jam lalu

Covid-19 Terkini: 300 Subvarian Omicron dan Batuk Kronis

Kasus-kasus Covid-19 telah benar-benar berubah sejak Omicron terdeteksi setahun yang lalu.


Kejadian Langka, Warga China Demo Menolak Lockdown Covid-19

14 jam lalu

Kejadian Langka, Warga China Demo Menolak Lockdown Covid-19

Warga di wilayah Xinjian dan Beijing turun ke jalan memprotes pembatasan ketat yang dilakukan pemerintah China akibat naiknya kasus harian Covid-19


Protes Besar Covid-19 Meletus di China setelah Kebakaran di Wilayah Muslim Uighur

1 hari lalu

Protes Besar Covid-19 Meletus di China setelah Kebakaran di Wilayah Muslim Uighur

Sejumlah penduduk di alun-alun menyanyikan lagu kebangsaan China sementara yang lain berteriak ingin dibebaskan dari lockdown.


Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

1 hari lalu

Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

DKI Jakarta tetap membuka pelayanan vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua di akhir pekan.


Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

2 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

Kasus harian Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir kian melonjak. Meski demikian, Bed Occupation Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta disebut masih dalam kondisi aman.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

2 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.


Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

2 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

Kota-kota di Cina semakin banyak yang memberlakukan lockdown lokal menyusul naiknya kasus harian positif Covid-19 yang sampai lebih dari 30 ribu kasus


Usai Vaksinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

3 hari lalu

Usai Vaksinasi Booster Kedua, Jokowi Langsung Tinjau Lokasi Gempa Cianjur

Jokowi langsung meninjau lokasi gempa Cianjur, Jawa Barat setelah menerima vaksinasi booster Covid-19 kedua hari ini di Istana Kepresidenan Bogor.


Jokowi Terima Vaksinasi Booster Covid-19 Kedua Hari Ini

3 hari lalu

Jokowi Terima Vaksinasi Booster Covid-19 Kedua Hari Ini

Presiden Jokowi dijadwalkan menerima vaksinasi booster kedua atau suntikan keempat vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat hari ini.