3 Penyebab Sperma Kental pada Pria, Berbahayakah?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sperma. Shutterstock

    Ilustrasi sperma. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kualitas sperma dapat terlihat dari tekstur atau konsistensi air mani yang dihasilkan. Ada yang kental dan ada juga ada yang encer. Baik air mani yang encer dan terlalu kental sering kali membuat pria khawatir. Namun sering kali banyak yang menyalahartikan istilah sperma kental. Padahal cairan yang kental tersebut adalah air mani dan bukannya sperma.

    Air mani kental tidak selalu menjadi masalah dan tidak memerlukan perhatian medis jika tidak menimbulkan gangguan. Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan cairan sperma yang kental karena pada dasarnya tiap pria memiliki konsistensi air mani yang berbeda-beda. Bahkan ada pria yang memang secara alamiah memiliki sperma yang kental.

    Kadangkala, cairan sperma kental bersifat sementara dan dapat kembali secara normal. Saat baru dikeluarkan, air mani memang terasa hangat dan kental. Beberapa menit setelahnya baru air mani menjadi lebih dingin dan cair.

    Tekstur atau konsistensi air mani dapat berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan, jenis vitamin yang dominan dikonsumsi, aktivitas fisik yang dilakukan, dan gaya hidup yang diterapkan.

    Terkadang cairan sperma kental dapat menyebabkan masalah jika memiliki konsistensi yang terlalu kental. Air mani yang terlalu kental akan sulit untuk dikeluarkan. Air mani yang kental mengindikasikan kadar sperma yang tinggi atau adanya bentuk sperma yang tidak normal.

    Pria dengan cairan sperma yang kental dipercaya lebih mudah untuk memiliki anak karena dianggap jumlah sperma banyak, konsistensi air maninya membuat sperma sulit menetes keluar dari vagina, dan meningkatkan kemungkinan pasangannya untuk mengandung.

    Pria yang memang dari awal sudah memiliki sperma yang kental tentunya tidak akan merasa heran dengan konsistensi air mani yang dimiliki. Namun, bagi Anda yang awalnya memiliki tekstur sperma yang lebih cair pastinya merasa bingung dengan perubahan tersebut.

    Terkadang sperma kental hanya bersifat sementara tergantung dari penyebabnya. Lantas, apa saja yang dapat mengakibatkan perubahan pada konsistensi sperma?

    1. Ketidakseimbangan hormon
    Air mani mengandung berbagai macam hormon, seperti hormon steroid dan testosteron yang penting untuk menjaga sperma saat memasuki bagian intim wanita yang memiliki kadar asam yang tinggi. Ketidakseimbangan hormon dapat berefek pada air mani dan menyebabkan perubahan pada bentuk sperma yang dapat membuat air mani menjadi kental.

    2. Infeksi
    Infeksi pada alat vital, seperti infeksi bakteri, dapat membuat sperma kental. Konsistensi air mani yang meningkat dikarenakan pertambahan sel darah putih di dalamnya. Jumlah sel darah putih yang meningkat dapat mengurangi jumlah sperma dan mempengaruhi bentuk dari sperma. Pada kasus tertentu, infeksi bakteri juga dapat membuat sel darah putih berbalik menyerang sperma dan membuat air mani mengental.

    Selain itu, infeksi bakteri dapat membuat sperma dalam air mani melengket dengan satu sama lainnya dapat meningkatkan konsistensi air mani. Infeksi bakteri pada alat vital dapat diindikasikan dengan buah zakar yang membengkak, kesulitan buang air kecil, rasa nyeri atau sensasi panas saat buang air kecil, adanya cairan atau kotoran yang keluar dari penis, dan air seni yang mengandung darah.

    3. Dehidrasi
    Dehidrasi juga dapat berdampak pada konsistensi sperma pada pria. Hal ini karena air mani dominannya dibentuk oleh air. Saat Anda mengalami dehidrasi, maka kadar air dalam air mani akan berkurang dan membuat sperma kental. Selain itu, saat Anda mengalami dehidrasi kadar pH dalam tubuh akan terganggu dan dapat berakibat pada konsistensi air mani.

    Sperma kental tidak menjadi kendala jika tidak menimbulkan gangguan tertentu. Namun, jika Anda merasa khawatir dengan konsistensi air mani yang dimiliki, Anda dapat mengikuti analisis sperma di dokter. Analisis sperma tidak hanya berperan untuk memeriksa konsistensi air mani, tetapi juga pergerakan sperma, bentuk sperma, dan kadar sperma dalam air mani.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H