Tips Tetap Sehat saat Makan di Luar Rumah kala Wabah COVID-19

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menikmati makanan di restoran. Unsplash/Pablo Merchan

    Ilustrasi wanita menikmati makanan di restoran. Unsplash/Pablo Merchan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda adalah orang yang malas masak dan lebih suka makan di luar rumah? Sebaiknya lebih berhati-hati, terlebih dengan mewabahnya virus corona 2019 atau COVID-19 di Indonesia.

    Alasannya cukup sederhana karena Anda bisa saja melakukan kontak erat dengan pegawai atau orang-orang di restoran yang mungkin sudah positif corona namun belum teridentifikasi oleh pemerintah. Untuk tetap menjaga kesehatan saat makan di luar rumah, dokter dari divisi kesehatan di Unilever, Ratu Mirah Afifah, pun membagikan tips.

    Pertama, ia mengatakan hal pertama yang wajib dilakukan adalah memilih menu makanan matang. Tentunya ini sejalan dengan imbauan Kementerian Kesehatan, sebab makanan mentah sering jadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri.

    “Sedangkan kalau dimasak dengan suhu tinggi, dia pasti akan mati. Jadi, lebih baik pesan makanan matang saja,” katanya dalam acara Konferensi Pers Pencegahan COVID-19 di Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2020.

    Usai memesan dan sebelum makan, Anda harus mencuci tangan. Ini harus dilakukan dengan sabun beralkohol 70 persen dan aliran air bersih selama setidaknya 20 detik.

    “Jangan pakai kobokan ya. Ini sama saja tidak cuci tangan karena kumannya tetap tinggal di situ,” katanya

    Saat mengeringkan tangan setelah dicuci, Mirah juga mengimbau setiap orang menggunakan tisu daripada lap yang telah disediakan sebab lap bisa saja digunakan oleh banyak orang dan belum diganti selama beberapa waktu.

    “Akibatnya kuman dan bakteri justru menempel di sana. Tidak ada gunanya nanti kalau mencuci tangan tapi dikeringkannya pakai lap bersama,” katanya.

    Terakhir, ia berharap agar setiap orang tidak bermain gawai saat makan karena tak disadari, telepon genggam yang dibawa kemana pun itu juga bisa menjadi sarang bakteri.

    “Sudah cuci tangan, main ponsel lalu makan, itu juga tidak disarankan karena tangan bisa kotor lagi dan bakterinya dapat masuk ke dalam mulut saat makan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.