Heboh Waspada Corona, Berapa Suhu Tubuh Normal?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kiri) disaksikan Kapolri Jendral Idham Aziz (kiri belakang) dan Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) tengah diukur suhu tubuh oleh petugas KKP Soetta saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 13 Maret 2020. Dalam kunjungannya Presiden menegaskan bahwa pengecekan pergerakan manusia di bandara Soetta sudah sangat ketat. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (kedua kiri) disaksikan Kapolri Jendral Idham Aziz (kiri belakang) dan Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) tengah diukur suhu tubuh oleh petugas KKP Soetta saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 13 Maret 2020. Dalam kunjungannya Presiden menegaskan bahwa pengecekan pergerakan manusia di bandara Soetta sudah sangat ketat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat melakukan aktivitas selama wabah virus corona, tak sedikit tempat yang menyediakan thermogun atau alat pengukur suhu badan. Ini akan digunakan oleh petugas sebelum Anda masuk ke lokasi yang dituju, lantaran Covid-19 adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan demam.

    Lalu, berapa suhu normal yang seharusnya dimiliki untuk bisa tetap bebas beraktivitas? Melansir dari situs Medical News Today, suhu tubuh normal bervariasi tergantung pada banyak faktor, termasuk usia. Bagi orang dewasa, misalnya, suhu badan normal akan berkisar 36,5 hingga 37,2 derajat celsius.

    Sedangkan bagi bayi dan anak-anak, suhu badan normal adalah diantara 36,6 sampai 38 derajat celsius. Adapun suhu 38 derajat selsius dikategorikan sebagai demam. Bahkan jika sudah mencapai 39 derajat celsius harus segera memeriksakan diri pada dokter.

    Tentu akan sangat memalukan jika suhu badan terlalu tinggi dan tidak diizinkan masuk ke suatu tempat, bukan? Untuk itu, ada baiknya apabila Anda melakukan pengecekan sendiri di rumah sebelum menjalankan aktivitas.

    Situs Web MD mengabarkan bahwa secara umum, mereka yang merasakan suhu tubuh tidak normal akan diiringi dengan kepala pusing, mual hingga keringat dingin. Hal ini sudah menjadi indikasi sebelum melakukan cek suhu. Namun jika Anda tetap ingin menjalani pengujian, Anda pun bisa membekali diri dengan termometer.

    Pakailah termometer di telinga atau lipatan ketiak. Usahakan kondisi tubuh dalam keadaan tenang, tidak merokok ataupun berbohong. Sebab, hal-hal ini bisa mempengaruhi naik dan turunnya suhu Anda. Apabila suhu normal, Anda pun bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Sebaiknya, jika suhu tak normal dan disertai dengan gejala lain, segeralah berkonsultasi pada dokter.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | MEDICALNEWSTODAY | WEBMD

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.