Awas Tertular, Virus Corona Bisa Bertahan 5 Hari pada Kertas

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi virus corona, membuat masyarakat semakin khawatir. Ada beberapa suspect virus corona yang ternyata tidak memiliki gejala demam atau batuk sehingga penyebarannya masih dicari tahu. Selain menular antar manusia, virus ini juga bisa bertahan pada permukaan benda yang terkontaminasi oleh percikan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi. Apakah Anda tahu, berapa lama virus corona bisa bertahan pada benda?

    Virus Corona menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan (droplet) yang keluar dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi saat bersin, batuk, atau mengeluarkan napas. Anda bisa terjangkit bila Anda menghirup percikan bervirus itu. Percikan-percikan tersebut juga bisa jatuh pada benda dan permukaan di sekitar Anda. Saat Anda menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut maka virus bisa masuk ke dalam tubuh.

    Hal ini tentu membuat banyak orang merasa cemas jika benda-benda atau permukaan di sekitarnya telah terkontaminasi virus corona. Karena virus penyebab COVID-19 ini masih sangat baru maka belum banyak penelitian yang akurat mengenai berapa lama ia bisa bertahan pada benda atau permukaan.

    Akan tetapi, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Hospital Infection pada bulan Februari lalu menganalisis 22 studi mengenai virus-virus corona sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat lebih banyak gambaran mengenai berapa lama virus tersebut dapat bertahan hidup pada benda atau permukaan.

    Hasil analisis dari 22 studi tersebut mengungkap bahwa virus corona, seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) coronavirus, Middle East Respiratory Syndrome (MERS) coronavirus, atau endemic human coronavirus (HCoV), dapat bertahan pada permukaan benda, seperti logam, kaca, atau plastik hingga 9 hari lamanya. Berikut uraian yang lebih lengkap mengenai berapa lama coronavirus dapat bertahan pada benda atau permukaan:

    1. Pada baja, virus corona dapat bertahan selama 48 jam atau 2 hari
    2. Pada alumunium, virus corona dapat bertahan selama 2-8 jam
    3. Pada logam, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
    4. Pada kayu, virus corona dapat bertahan selama 4 hari
    5. Pada kertas, virus corona dapat bertahan selama 4-5 hari
    6. Pada kaca, virus corona dapat bertahan selama 4 hari
    7. Pada plastik, virus corona dapat bertahan selama 5 hari atau kurang
    8. Pada karet silikon, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
    9. Pada lateks, virus corona dapat bertahan selama 8 hari
    10. Pada keramik, virus corona dapat bertahan selama 5 hari
    11. Pada teflon, virus corona dapat bertahan selama 5 hari.

    Meski belum dipastikan dalam penelitian ini berapa lama virus penyebab COVID-19 dapat bertahan pada benda atau permukaan, namun karena masih satu keluarga dengan virus corona lainnya maka kemungkinan memiliki kemiripan.

    Sementara, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ada beberapa benda yang rawan menjadi tempat penularan virus corona, yaitu pegangan pintu, pegangan tangga, tombol lift, alat makan, gadget, dan tangan orang yang sakit. 

    Ada baiknya masyarakat diminta untuk lebih sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran virus itu. 


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.