Tips agar Kulit Tak Kering karena Sering Cuci Tangan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cuci tangan. pixabay.com

    Ilustrasi cuci tangan. pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah pandemi virus corona, kegiatan cuci tangan dilakukan lebih sering dari biasanya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengimbau untuk sering mencuci tangan untuk menangkal virus corona.

    Namun, terlalu sering cuci tangan juga bisa membuat telapak tangan kering. Untuk menjaga kesehatan kulit tangan, berikut beberapa tips, dilansir Healthline.

    Cuci dengan air hangat
    Daniela Kroshinsky, direktur dermatologi anak dan rawat inap di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat, mengatakan untuk mencuci tangan setidaknya 20 detik dengan sabun dan air. Selain itu, gunakanlah air hangat dengan banyak sabun.

    Gunakan sabun berpelembab
    Lucy Xu, spesialis kulit dan pendiri London Premier Laser and Skin Clinic, mengatakan cucilah tangan menggunakan sabun yang mengandung pelembab sebab sabun biasa dapat membuat kulit mengelupas, kering, dan pecah-pecah.

    "Misalnya, sabun dengan konsistensi krim. Anda juga harus memperhatikan sabun dengan bahan-bahan seperti gliserin dan lanolin. Coba juga untuk menghindari sabun batangan," kata Xu.

    Selain itu, jangan mencuci tangan terlalu agresif dan terburu-buru sebab akan merusak lapisan kulit.

    Gunakan pelembab
    Setelah mencuci tangan, sebisa mungkin langsung menggunakan pelembab berupa salep atau krim sebab keduanya memiliki kandungan air cukup banyak dibandingkan losion.

    Kenakan sarung tangan
    Selain mengoleskan pelembab ke kulit lembab setelah cuci tangan, kenakanlah sarung tangan selama 1-2 jam untuk memastikan kelembabannya. Sarung tangan juga bisa digunakan untuk cuaca dingin dan berangin agar kulit tidak kering.

    Gunakan balsem kulit
    Jika menderita kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis dan kulit kering semakin kering atau pecah-pecah karena sering cuci tangan, maka gunakanlah balsem kulit seperti Vaseline.

    Gunakan pembersih tangan sebagai pengganti sabun
    Jika tangan terlalu pecah-pecah, Kroshinsky mengatakan cairan pembersih tangan bisa digunakan sebagai ganti untuk sementara waktu.

    "Pembersih tangan adalah pilihan lain untuk membatasi cuci tangan sampai kulit pulih, tetapi tidak untuk sebelum makan, setelah dari toilet, atau tangan terlihat kotor, yang harus dibersihkan dengan cuci tangan," katanya.

    Keringkan dengan tisu
    Hal yang paling tepat untuk mengeringkan tangan adalah dengan tisu. Jika memilih untuk menggunakan handuk, pastikan setiap orang memiliki handuk sendiri dan menggantinya setiap tiga hari. Pastikan juga tangan benar-benar kering karena kuman lebih mudah dipindahkan pada tangan yang basah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.