9 Faktor Pasangan Susah Dapat Keturunan

Reporter

Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. medmarkallied.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tidak sedikit pasangan yang sulit mendapatkan keturunan setelah satu tahun menikah dan berhubungan teratur tanpa menggunakan kontrasepsi. Sekitar 10 persen penyebab infertilitas tersebut tidak diketahui setelah dilakukan pemeriksaan standar.

Beberapa penelitian menyebut gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesuburan yang mempersulit pasangan memperoleh keturunan. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Pondok Indah, Shanty Olivia Jasirwan, mengatakan gaya hidup merupakan salah satu faktor yang masih dapat dimodifikasi dalam rangka meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesuburan. Berikut beberapa faktor gaya hidup yang menyebabkan sulit mendapatkan keturunan.

Menunda usia menikah dan hamil pada perempuan
Munculnya tren menunda usia pernikahan atau kehamilan demi alasan mengejar karier yang belakangan ini marak merupakan salah satu penyebab sulitnya pasangan suami istri mendapatkan keturunan. Pasalnya, kesuburan seorang wanita akan menurun seiring dengan bertambahnya usia, terutama usia di atas 37 tahun, ketika kuantitas dan kualitas sel telur menurun cepat dan akan merosot drastis, hingga akhirnya menopause.

Merokok
Kebiasaan merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesuburan namun pada kesehatan secara umum. Pada pria, merokok dapat menyebabkan menurunnya produksi sperma, motilitas (pergerakan), dan morfologi (bentuk) yang normal. Selain itu, hal ini juga memiliki efek terhadap kerusakan DNA (materi genetik) sperma. Sementara pada wanita, kandungan pada rokok selain dapat mengacaukan hormon, juga dapat mempengaruhi kualitas sel telur.

Berat badan
Berat badan seseorang acapkali berkaitan dengan kebiasaan makan dan banyaknya aktivitas. Berat badan berlebih ataupun kurang memiliki efek samping kesehatan yang cukup luas, termasuk pada kesuburan. Berat badan yang tidak ideal ini biasanya diartikan sebagai indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi (IMT lebih dari 25) maupun rendah (IMT kurang dari 20).

Pada wanita, obesitas dan kurangnya berat badan dapat memicu gangguan kesuburan akibat ketidakseimbangan hormonal dan gangguan ovulasi. Sementara pada pria, beberapa penelitian membuktikan obesitas dapat menurunkan kualitas semen, konsentrasi, dan motilitas sperma. Berat badan berlebih juga dapat meningkatkan kerusakan DNA sperma. Sebuah studi di luar negeri pun membuktikan disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh faktor kegemukan.

Selain obesitas, berat badan yang kurang juga merupakan faktor pemicu gangguan kesuburan pada pria. Mereka yang memiliki berat badan rendah memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah dibandingkan pria dengan berat badan ideal.

Olahraga berlebihan
Di satu sisi, olahraga teratur merupakan salah satu modifikasi gaya hidup yang baik untuk kesehatan, termasuk kesuburan. Aktivitas fisik terbukti memiliki dampak positif terhadap kesuburan, terutama pada yang memiliki berat badan berlebih dalam upaya mengurangi berat badan.

Namun, olahraga yang berlebihan ternyata berefek negatif terhadap keseimbangan energi pada tubuh yang dapat mempengaruhi sistem reproduksi. Jika kebutuhan energi melebih jumlah asupan makanan, maka keseimbangan negatif akan terjadi dan berefek pada gangguan pusat pengatur hormon di otak (disfungsi hipotalamus) sehingga terjadilah siklus haid yang tidak teratur.

Olahraga berlebihan adalah yang dilakukan dengan frekuensi yang sering, intensitas yang tinggi, dan durasi yang lama. Salah satu contohnya adalah jenis olahraga kardiovaskular, seperti bersepeda dan aerobik, yang dilakukan lebih atau sama dengan 4 jam per minggu.

Pada laki-laki, olahraga berlebihan juga dapat menurunkan kesuburan berupa menurunnya semua parameter sperma. Sama seperti pada perempuan, efek pada kesuburan terjadi apabila olahraga dilakukan pada frekuensi, intensitas, dan durasi yang tinggi, lebih dari 5 jam per minggu.

Stres psikologis
Walaupun secara ilmiah masih belum terbukti kuat, stres psikologis dikatakan dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan berakibat buruk terhadap kesuburan. Pada wanita, stres psikologis berimplikasi pada sistem hormonal, imunologi, dan sistem saraf otonom, yang secara tidak langsung berefek pada kemampuan reproduksi seorang wanita.

Konsumsi kafein berlebihan
Selain kopi, beberapa minuman atau makanan yang mengandung kafein, seperti teh dan minuman ringan serta cokelat dipercaya memiliki kaitan dengan lamanya seseorang untuk mendapatkan keturunan, walaupun mekanisme dan bukti ilmiahnya masih belum terlalu jelas. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat mempengaruhi fungsi reproduksi wanita dengan mengganggu fungsi ovulasi dan perubahan kadar hormon.

Kebiasaan minum alkohol
Walaupun banyak studi yang mengaitkan alkohol dengan infertilitas, namun belum terlalu jelas berapa besar jumlah yang berhubungan dengan meningkatnya risiko tersebut. Pada pria, konsumsi alkohol berdampak negatif terhadap kesuburan seperti mengecilnya buah zakar, menurunnya libido, menurunnya jumlah dan volume sperma. Konsumsi alkohol juga memiliki efek yang bervariasi terhadap kesuburan wanita, antara lain menurunnya angka penempelan janin di rahim, meningkatnya angka keguguran dan kematian janin, disfungsi ovulasi, dan perkembangan embrio (janin) yang abnormal.

Pajanan tinggi terhadap polutan dan zat-zat kimiawi
Melansir dari Reproductive Science Center of New Jersey, beberapa bahan kimia disebut dapat menciptakan hormon wanita dalam tubuh pria yang mengakibatkan menurunnya produksi sperma. Peptisida, herbisida, dan insektisida adalah contoh bahan kimia yang dapat memengaruhi kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.

Sering terpapar suhu yang tinggi
Suhu udara yang terlalu tinggi, terutama di sekitar buah zakar, misalnya kolam air panas atau sauna, terbukti dapat mengganggu kesuburan pada laki-laki akibat produksi sperma yang berkurang. Selain itu, celana ketat juga menyebabkan suhu di sekitar buah zakar menjadi lebih tinggi, yang kemudian dapat berdampak buruk pada kualitas sperma.

“Mengubah kebiasaan dengan menjalani gaya hidup lebih sehat tak hanya memperbaiki kesehatan Anda dan pasangan, juga mampu meningkatkan peluang terjadinya kehamilan dan memiliki anak yang sehat,” ujar Shanty.






Tanda Cinta Pasangan Sudah Pudar dan Cara Memperbaikinya

1 hari lalu

Tanda Cinta Pasangan Sudah Pudar dan Cara Memperbaikinya

Menjalani hubungan cinta yang monoton sering menimbulkan rasa bosan yang jelas tak bisa disalahkan. Mungkin pasangan sudah merasakan kebosanan.


6 Langkah Menghentikan Sikap Clingy terhadap Pasangan

4 hari lalu

6 Langkah Menghentikan Sikap Clingy terhadap Pasangan

Pengalaman masa lalu dengan keluarga, mantan pasangan, dan bahkan teman semuanya dapat menyebabkan perilaku clingy


Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

4 hari lalu

Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

Penelitian ini menunjukkan bahwa stres itu sendiri mungkin memengaruhi cara Anda menafsirkan tindakan pasangan Anda


Tips Atasi Gugup saat PDKT

6 hari lalu

Tips Atasi Gugup saat PDKT

Apa jadinya jika merasa gugup saat PDKT, apakah wajar? Untuk mengusir kecemasan tersebut, berikut kiatnya.


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

8 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Inilah Tanda-tanda Pasangan Anda Selingkuh

8 hari lalu

Inilah Tanda-tanda Pasangan Anda Selingkuh

Pasangan yang berselingkuh sering melakukan hal-hal yang berbeda dari biasanya.


Ciri Pasangan yang Tulus Mencintai

11 hari lalu

Ciri Pasangan yang Tulus Mencintai

Tak perlu bertanya-tanya soal cinta pasangan. Berikut 10 tanda yang akan muncul apabila ia tulus mencintai Anda.


4 Tanda yang Menunjukkan Pasangan Sedang Memikirkan Orang Lain

14 hari lalu

4 Tanda yang Menunjukkan Pasangan Sedang Memikirkan Orang Lain

Ada garis tipis antara naksir yang tidak berbahaya dan selingkuh, jadi kenali tanda-tanda pasangan memikirkan orang lain.


Hal yang Harus Dilakukan ketika Mengetahui Pasangan Selingkuh

14 hari lalu

Hal yang Harus Dilakukan ketika Mengetahui Pasangan Selingkuh

Prosesnya mungkin tidak mudah, tetapi dengan mengikuti saran ahli, pemulihan dari rasa sakit karena perselingkuhan akan lebih cepat dan sehat.


Melajang Lagi Kim Kardashian Fokus dengan Pencapaian Diri Sendiri

15 hari lalu

Melajang Lagi Kim Kardashian Fokus dengan Pencapaian Diri Sendiri

Kim Kardashian merasa perasaan cinta di antara dia dan Pete Davidson telah memudar