Isolasi Diri karena Corona, Jangan Lupa Tetap Olahraga

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi yoga. Oregonstate.edu

    Ilustrasi yoga. Oregonstate.edu

    TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga adalah bagian dari upaya untuk menjaga kebugaran tubuh, terutama di masa pandemi virus corona seperti sekarang. Sekalipun menjalani isolasi mandiri di rumah, olahraga dan kegiatan positif harus tetap dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat.

    Psikolog Wiene Dewi dari Ikatan Psikologi Olahraga mengimbau agar masyarakat tetap melakukan olahraga ringan di rumah atau tempat tinggal sendiri tanpa harus berkerumun atau berkumpul dengan sejumlah orang. Pasalnya, olahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang penting agar tubuh tidak rentan terkena penyakit seperti COVID-19.

    "Walau di rumah saja, mari tetap melakukan olahraga ringan, tidak harus yang berat, seperti angkat besi. Lakukan dengan happy tanpa paksaan. Dengan demikian akan muncul hormon endorfin yang akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh," ujar Wiene.

    Menurut Wiene, jika tidak berolahraga, maka sirkulasi darah tidak lancar, otot menjadi kaku, oksigen tidak mengalir lancar ke otak. Karena begitu pentingnya olahraga, maka masyarakat diimbau tetap melakukan olahraga ringan sendiri seperti peregangan otot, senam, dan yoga.

    Namun, perlu diperhatikan bahwa pemerintah meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan. Jadi, warga harus memastikan tidak melakukan olahraga yang mengumpulkan banyak orang karena dapat meningkatkan kemungkinan penularan COVID-19.

    Menurut Wiene, meskipun bekerja dari atau isolasi mandiri di rumah, bukan berarti tidak bisa berolahraga tapi bisa melakukannya dengan latihan fisik individual bersifat ringan atau gerakan badan yang menguatkan dan menyehatkan tubuh sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Dengan sistem imunitas tubuh yang meningkat dan terus terjaga dengan baik, maka tubuh tidak akan rentan terkena penyakit.

    Sebaliknya, jika olahraga diabaikan maka dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan rentan terserang penyakit. Wiene mengatakan olahraga merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan hormon endorfin. Hormon endorfin bisa menimbulkan rasa nyaman dan senang, yang akan berpengaruh untuk menjaga kualitas kesehatan mental, apalagi saat menghadapi wabah COVID-19. Secara mental, pribadi harus tetap berpikiran positif dan tidak panik agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

    "Olahraga dapat memunculkan hormon endorfin yang dapat membantu meningkatkan imunitas," tuturnya.

    Selain berolahraga, hormon endorfin juga bisa ditingkatkan dengan melakukan kegiatan hobi yang akan menimbulkan rasa senang, seperti bernyanyi, melukis, menggambar, menjahit, dan merajut. Masyarakat yang berada di rumah bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut untuk membuat suasana hati tetap senang dan nyaman. Rasa senang, nyaman dan tidak panik dapat meningkatkan imunitas tubuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.