Pandemi Virus Corona, Bolehkah Lakukan Hubungan Seksual?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seks

    Ilustrasi seks

    TEMPO.CO, Jakarta - Social distancing tengah digalakan oleh pemerintah saat mewabahnya virus corona. Namun hal tersebut tentu sangat sulit diterapkan, terlebih bagi pasangan suami-istri. Lalu bagaimana pasangan suami istri ingin melakukan hubungan seksual, boleh atau tidak untuk dilakukan?

    Sexologist di Fortis Hospital Shalimar Bagh, Rajinder Yadav pun mencoba menjawabnya. Ia terlebih dahulu menjelaskan mengenai penularan virus corona. Menurutnya, tidak ada penelitian tentang Covid-19 yang bisa ditularkan lewat kontak seksual. “Tidak ada bukti,” katanya seperti dilansir dari situs Times of India.

    Yadav membolehkan masyarakat melakukan hubungan seksual saat pandemi wabah virus corona ini. Meski begitu, ada dua hal yang harus diperhatikan yakni menghindari kontak bibir. “Berciuman yang merupakan bagian penting dari hubungan seksual, harus dihindari. Virus juga dapat ditularkan melalui air liur dan oleh karena itu seks oral harus dihindari,” katanya.

    Yadav juga menjelaskan bahwa ketentuan ini hanya diberikan kepada mereka yang negatif Covid-19. Sedangkan bagi mereka yang salah satunya atau keduanya dinyatakan positif virus corona, maka hubungan seksual tidak boleh dilakukan sama sekali. “Ini mungkin bukanlah suatu hal yang mudah tapi kita harus ingat bahwa keselamatan pasangan yang Anda cintai tetap menjadi prioritas,” katanya.

    Dokter dari Universitas Columbia Jessica Justman juga menyetujui hal ini. Melansir dari situs The Guardian, ia menyarankan agar pasangan menghindari hubungan seksual selama wabah corona kalau dinyatakan positif Covid-19. Adapun cara yang bisa dikerjakan guna meningkatkan kerekatan antar pasutri selain berhubungan seks, yakni dengan olahraga dan melakukan hobi bersama.

    “Dianjurkan agar setiap pasangan suami istri mencoba untuk tinggal di rumah selama mungkin dan tetap berinteraksi sejauh enam kaki (1,8 meter). Melakukan aktivitas yang menarik seperti bermain lompat tali dan bernyanyi serta bermain musik bersama bisa menjadi pilihan selain kontak seksual,” katanya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | TIMESOFINDIA | THEGUARDIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?