9 Hal Terkait Virus Corona yang Perlu Diluruskan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi kunyit (pixabay.com)

    ilustrasi kunyit (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai isu atau kabar keliru berseliweran selama ada wabah virus corona. Sejak terjadi wabah di seluruh dunia, banyak orang berspekulasi tentang tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, mulai dari mengonsumsi lemon dan kunyit hingga tempat yang harus dihindari.

    Untuk mengatasi semua rumor, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menjawab berbagai pertanyaan tentang apa yang bisa dan tidak untuk melindungi dari virus corona. Berikut ini penjelasannya, dilansir Indian Express.

    Bolehkah menggunakan kolam renang?
    Pada dasarnya, kolam renang yang terawat dengan baik dan diklorinasi dengan baik aman digunakan. Namun, disarankan untuk menjauh dari semua area yang ramai, termasuk kolam renang yang padat pengunjung. Jaga jarak satu meter dari orang yang bersin atau batuk, bahkan di area berenang.

    Makan asam atau kari
    WHO menyatakan jika kedua hal tersebut tidak terbukti ilmiah untuk mencegah dari infeksi virus corona.

    Tidak perlu minum setiap 15 menit
    Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan sering minum air putih dapat melindungi dari COVID-19 atau menghilangkan virus. Namun, dianjurkan bahwa seseorang harus meminum sekitar delapan gelas air setiap hari.

    Lemon atau kunyit tidak dapat mencegah virus corona
    Menurut WHO, tidak ada bukti ilmiah bahwa lemon atau kunyit mampu mencegah COVID-19. Namun, secara umum WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup sebagai bagian diet sehat.

    Sinar matahari tidak dapat membunuh virus corona baru
    Sesuai WHO, tidak ada bukti sinar matahari dapat membunuh virus corona baru.

    Boleh makan makanan beku dan es krim
    Tidak ada bukti ilmiah bahwa makan-makanan beku yang dibuat secara higienis dan es krim dapat menyebarkan virus corona baru.

    Batuk kering bukan satu-satunya gejala virus corona
    Beberapa pasien yang terinfeksi virus corona juga menunjukkan gejala seperti pilek atau dahak.

    Makan ayam
    Pada saat orang menghindari konsumsi daging, WHO menekankan, "Makan ayam yang dimasak secara higienis dan dimasak dengan baik adalah aman dan tidak menyebabkan penyebaran virus corona baru."

    Makan mangga tidak bisa membunuh virus corona
    Tidak ada bukti ilmiah bahwa mangga membunuh virus corona baru. Namun, WHO merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang memadai sebagai bagian dari diet sehat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).