Yang Harus Diperhatikan saat Belanja Online kala Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi paket. Pixabay

    Ilustrasi paket. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus corona telah membuat banyak orang enggan beraktivitas di luar rumah. Dengan demikian, seluruh kegiatan pun akan dialihkan dari dalam tempat tinggal.

    Selain bekerja dan belajar, masyarakat pun mulai berbelanja dari rumah. Meski memudahkan, namun membeli pakaian dan kebutuhan lain wajib diwaspadai sebab bisa saja virus ditransfer lewat belanjaan.

    Agar tidak salah langkah, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan supaya pembeli tetap sehat, seperti dilansir dari situs Good House Keeping dan Vox.com.

    Minta petugas letakkan pesanan di depan rumah
    Kita tentu sudah tahu bahwa social distancing salah satunya bisa dilakukan dengan cara menjauhkan interaksi antarindividu. Jadi, jika membeli sesuatu, ada baiknya jika meminta kurir meletakkan pesanan di depan rumah saja. Usai dia pergi, barulah Anda boleh mengambil belanjaan.

    Semprotkan disinfektan
    Apabila membeli barang atau benda mati seperti pakaian, aksesoris, dan sebagainya, sebaiknya semprotkan disinfektan. Tujuannya agar barang yang mungkin terpapar mikroorganisme jahat bisa dibunuh dan disterilkan. Apabila memungkinkan, cuci juga barang yang dibeli sebelum digunakan.

    Cuci tangan usai membuka barang
    Setelah membersihkan barang dengan disinfektan, jangan lupa juga untuk membersihkan tangan sebab selama proses mensterilkan barang yang baru dibeli, tangan bisa menjadi tempat ditransfernya virus. Lakukan cara mencuci tangan yang benar dengan enam langkah dan selama 20 detik.

    Beri tips secara virtual
    Ada kalanya Anda ingin mewujudkan rasa terima kasih kepada mereka yang rela berada di luar ruangan demi mengantarkan paket. Apabila mau memberi uang tips, jangan lupa kerjakan secara virtual. Tujuannya agar menghindari kontak penularan virus lewat uang. Beberapa aplikasi pengiriman barang pun memiliki pilihan jumlah tips bagi kurir usai mengirim barang yang bisa digunakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).