Suplemen dan Peningkat Imunitas Aman Diminum untuk Tangkal Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suplemen kalsium. AP/Bebeto Matthews

    Ilustrasi suplemen kalsium. AP/Bebeto Matthews

    TEMPO.CO, Jakarta - Imunitas yang baik disebut sebagai salah satu kunci penting menangkal virus corona. Produk peningkat sistem kekebalan tubuh belakangan disebut-sebut bisa menyebabkan reaksi sistem imun berlebihan sehingga sebaiknya tak dikonsumsi di masa pandemi virus corona baru atau COVID-19.

    Namun, hal itu dibantah Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Lusy Noviani. Dia menyebutkan immunodobulator, salah satunya yang menggunakan echinacea, aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi, salah satunya virus corona.

    "Echinacea aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi, salah satunya COVID-19. Peran modulasi echinacea lebih ke arah menghambat IL-6 sehingga jumlah sitokon pro-inflamasi dapat dikurangi," ungkap Lusy.

    Pengurangan jumlah IL-6 diperlukan guna menekan risiko terjadinya komplikasi pada infeksi.

    "Apabila jumlah sitokin pro-inflamasi tidak dibatasi maka komplikasi yang terjadi dapat berupa badai. Sitokin yang dapat berakibat fatal," tulis Lusy.

    Lebih lanjut, produk Echinacea yang beredar di Indonesia telah melalui pengujian keamanan, efikasi, bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, serta terdaftar dan mendapatkan izin dari BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi dan bermanfaat bagi daya tahan tubuh jika digunakan sesuai aturan pakai.

    Echinacea, seperti dilansir dari laman WebMD, merupakan tanaman bunga yang banyak tumbuh di Amerika Serikat dan Kanada. Tanaman ini sudah digunakan sebagai obat sejak berabad-abad.

    Sejumlah studi menunjukkan ekstrak echinacea berefek positif untuk sistem imun tubuh, salah satunya karena meningkatkan jumlah sel darah putih yang melawan infeksi. Mengenai efek samping, menurut penelitian, pada beberapa orang mungkin bisa menyebbakan reaksi alergi seperti ruam, memburuknya gejala asma dan Anafilaksis (keadaan darurat yang mengancam jiwa yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas).

    Efek samping yang paling umum, sakit perut. Seseorang mungkin berisiko lebih tinggi mengalami reaksi terhadap echinacea jika alergi terhadap tanaman keluarga daisy, seperti ragweed, krisan, dan marigold.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?