Kiat agar Bekerja dari Rumah Tak Terganggu Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja dari rumah. Shutterstock

    Ilustrasi bekerja dari rumah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus corona atau COVID-19 mengharuskan masyarakat dunia melakukan social distancing. Bahkan, sebagian besar masyarakat tetap berada di rumah bersama keluarga dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

    Namun WFH bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama bagi para orang tua yang memiliki balita. Situasi ini kemudian menjadi tantangan tersendiri karena para orang tua kini harus melakukan pekerjaan secara efektif sambil memperhatikan anak-anak.

    Lalu bagaimana cara WFH secara produktif tanpa diganggu gangguan anak-anak? Berikut beberapa tips mengutip South China Morning Post.

    Jelaskan situasi pada anak
    Ajak anak berbicara, Anda tidak perlu memberi penjelasan yang terlalu spesifik, hanya perlu membuat mereka mengerti mengapa semua orang harus menjalani kegiatan di rumah dan Anda memiliki tanggung jawab pekerjaan yang harus dikerjakan tanpa gangguan untuk sementara waktu.

    Siapkan rutinitas untuk anak
    Buat rutinitas tersebut supaya mirip dengan kegiatan sehari-hari. Bangunkan mereka di waktu normal kemudian urus segala kebutuhan sebelum jam kerja normal dimulai. Pastikan seluruh kebutuhan anak di pagi hari telah terpenuhi ketika memulai pekerjaan. Kemudian, siapkan jadwal bagi mereka selama bekerja, misal pukul 09.00-11.00 untuk mengerjakan tugas, pukul 12.00 makan siang, pukul 13.00 bermain, dan pukul 14.00 menonton film edukasi.

    Bagi tugas dengan pasangan
    Bekerjasama dengan pasangan. Misal, Anda yang mengurus rutinitas pagi anak, pasangan membantu mengurus rutinitas siang dan sore anak. Kemudian, jalani aktivitas malam hari bersama-sama. Anda juga dapat mengandalkan pasangan untuk menjaga anak-anak kala ada konferensi video penting dan tidak bisa diganggu.

    Buat rutinitas untuk diri sendiri
    Bangunlah di pagi hari, hindari mengenakan piyama seharian. Bangun sebelum anak-anak, siapkan sarapan, mandi, kemudian ganti pakaian. Pastikan rutinitas untuk anak-anak sudah siap. Hindari juga melakukan pekerjaan rumah terlalu banyak, jangan sampai mengganggu waktu kerja.

    Ciptakan ruang kerja untuk diri sendiri
    Di dalam rumah, Anda harus menentukan bagian rumah yang akan digunakan sebagai ruang kerja. Kemudian, pastikan ruang kerja tersebut selalu bersih dan pastikan Anda memiliki jaringan internet yang cepat. Persiapkan juga ruang yang bisa digunakan untuk rapat video penting. Pastikan ruangan itu dapat dikunci. Informasikan juga kepada anak kapan Anda bisa diganggu dan tidak.

    Tetapkan batasan
    Tetapkan batasan terkait jam kerja, pastikan Anda tidak menghabiskan waktu di rumah selalu bekerja tanpa ada batasan. Ikuti jam kerja, kemudian hindari bekerja di luar jam itu.

    Jangan terlalu kaku
    Menjadi disiplin itu penting, namun Anda tidak harus memaksa anak-anak untuk mengikuti semua jadwal seperti robot. Terkadang, Anda bisa menjadi lebih fleksibel. Contoh, mengatur waktu penggunaan gawai anak memang penting, namun ketika berada dalam situasi pekerjaan yang genting dan sangat membutuhkan ketenangan, tidak apa-apa untuk mengizinkan anak-anak mengakses gawai untuk sementara waktu. Bekerja dan beraktivitas dari rumah memang merupakan tantangan, namun Anda juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi lebih dekat dengan keluarga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).