Wabah Corona, Baju Masih Jadi Pilihan Utama saat Belanja Online

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan pembatasan sosial alias social distancing yang diterapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah guna meminimalkan risiko penyebaran virus corona, banyak orang pun memilih untuk tetap tinggal di rumah. Selain nonton televisi dan bersantai, tak sedikit masyarakat yang juga belanja online.

    Berbicara soal produk yang paling diminati, Shopee Indonesia Public Relations Lead Aditya Maulana mengatakan bahwa ada sedikit pergeseran dan perubahan pasar. Namun di pertingkat atas, tak disangka masih dipegang oleh kategori fashion.

    "Masih cukup tinggi antusias masyarakat untuk produk pakaian. Berdasarkan kolom pencarian masih banyak sekali yang mencari baju, celana," katanya dalam telekonferensi Bijak Financial di Jakarta pada Kamis, 26 Maret 2020.

    Mewabahnya virus corona ini pun menggeser kedudukan produk hobi yang biasanya adalah prioritas publik menjadi kebutuhan harian dan kesehatan. Aditya menjelaskan bahwa kebutuhan harian yang paling dicari termasuk sembako. "Sabun, beras, minyak goreng itu jadi top search dibandingkan kebutuhan olahraga," ungkapnya.

    Barang-barang kesehatan dan pelindung diri seperti masker, hand sanitizer dan berbagai jenis obat-obatan juga kerap diincar masyarakat. "Karena sekarang fokusnya sedang ke masalah kesehatan dan kebutuhan yang langka, jadi banyak orang mulai beli peralatan pelindung diri lewat online juga," jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.