Alat Make Up Kotor Pengaruhi Penyebaran Corona?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi alat make up. Shutterstock.com

    Ilustrasi alat make up. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi virus corona baru atau Covid-19, menyadarkan banyak orang akan pentingnya menjaga kebersihan. Orang-orang jadi lebih memperhatikan kebersihan diri, lingkungan, dan benda-benda yang sering digunakan, salah satunya adalah perlengkapan tata rias atau make up.

    Beberapa alat make up bahkan diaplikasikan langsung menggunakan jemari tangan, apakah ini berbahaya dalam kondisi wabah virus corona seperti saat ini?

    Ahli dermatologi pada Tribeca Park Dermatologi Meghan O’Brien mengatakan bahwa belum diketahui pasti berapa lama virus corona ini bertahan di atas permukaan. Karena sejumlah penelitian menyebutkan virus ini hanya bertahan selama beberapa jam, namun adapula yang bertahan hingga beberapa hari.

    "Berdasarkan data penelitian dari CDC, virus dapat hidup beberapa lama di atas permukaan material seperti kardus, metal dan plastik. Sementara untuk make up seperti lipstik dan perona mata belum dimasukkan ke dalam penelitian," kata O'Brien.

    "Untuk keamanan, hindari penggunaan segala perlengkapan make up yang diaplikasikan menggunakan jemari tangan," kata O'Brien.

    Kendati demikian, Anda juga harus waspada terhadap seluruh aplikator make up yang biasa digunakan seperti kuas, spons, hingga brush. "Orang tidak sadar betapa banyaknya bakteri yang menempel pada aplikator, termasuk pada jemari Anda," ujar ahli tata rias Daniel Martin.

    Martin menyebutkan panduan kebersihan diri juga harus diterapkan pada perlengkapan make up dan mencuci tangan dengan sabun, bila hendak menyentuh perlengkapan make up atau wajah.

    "Untuk pallete make up, Anda bisa mencucinya dengan sabun dan semprotkan disinfektan seperti alkohol sebelum menggunakannya. Biarkan kering dengan sendirinya, jangan keringkan dengan tisu atau menggunakan jemari Anda, karena itu akan membuatnya terkontaminasi lagi," kata Martin.

    Martin juga menyarankan untuk lebih sering mencuci peralatan makeup seperti brush, spons, kuas, bahkan rautan pensil alis setidaknya seminggu sekali.

    Dia mengungkapkan detergen pembersih piring dan gelas dapat digunakan karena mengandung antibakteri dan chloroxylenol yang mampu membunuh virus.

    Terakhir, Martin menggunakan cairan hand sanitizer untuk disemprotkan pada brush dan spons. Sementara untuk lipstik cair dan maskara, Martin menyarankan penggunaan aplikator sementara yang dapat dibersihkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.