Adly Fairuz dan Angbeen Rishi Menikah, Intip Busana Kerennya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pernikahan Aldy Fairuz dan Angbeen Rishi. Instagram.com

    Pernikahan Aldy Fairuz dan Angbeen Rishi. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar baik datang dari pasangan selebriti Adly Fairuz dan Angbeen Rishi. Pada Sabtu, 28 Maret 2020, keduanya resmi menjadi suami-istri.

    Meski hanya diadakan akad nikah lantaran wabah virus corona atau COVID-19, Adly dan Angbeen Rishi tetap menjadi sorotan publik. Terlebih dengan balutan busana adat sunda, keduanya pun tampil sangat menawan.

    Khususnya untuk Adly, ia terlihat menggunakan pakaian lengkap yang terdiri dari blangkon, beskap, kain, dan selop. Melansir dari Instagram @adlyfairuz, pilihan perpaduan warna biru muda dan biru tua mengkilap dipakainya. Ini adalah karya dari desainer ternama Anis Saffira.

    “Beskap dan kebaya: @anissaffirastudio @anissafira,” kata Adly dalam keterangan foto yang diunggah pada Minggu, 30 Maret 2020 itu.

    Pernikahan Aldy Fairuz dan Angbeen Rishi. Instagram.com

    Anis pun menceritakan sedikit tentang makna warna yang digunakan Adly dan Angbeen. Melalui unggahan foto di Instagram butiknya, ia menjelaskan warna tersebut melambangkan tersebarnya kegembiraan dan keanggunan pemakainya.

    “Terinspirasi dari bunga anyelir biru, warna langit muda lebih dalam memiliki arti kedamaian dan keberpihakan dari cinta murni,” ungkapnya pada akun @anissaffirastudio itu.

    Ucapan selamat untuk Adly dan Angbeen pun mengalir di kolom komentar. Banyak pula pujian yang disampaikan untuk pakaian yang keduanya gunakan.

    “Samawa kak Adly dan Angbeen! Baju birunya bagus sekali,” kata seorang pengikut Adly dengan akun @ainayahputri.

    “Baju kedua pengantinnya bagus banget ini ya. Barakallah bang @adlyfairuz samawa,” kata pengikut lain dengan akun @manueljeff_.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.