Tips Efektif Belanja Asupan Gizi saat Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga belanja di supermarket kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Maret 2020. CANTIKA.COM/Silvy Riana Putri

    Ilustrasi keluarga belanja di supermarket kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Maret 2020. CANTIKA.COM/Silvy Riana Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pangan menjadi salah satu hal yang penting selama wabah virus corona sebab dengan memperhatikan asupan gizi, imunitas tubuh pun bisa terbangun dan dapat melawan dari berbagai masalah kesehatan, termasuk COVID-19.

    Sayangnya, tak sedikit orang yang bingung tentang makanan apa wajib dipilih dan bagaimana cara menerapkan belanja efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut, doktor gizi komunitas Tan Shot Yen pun membagikan tips.

    Pertama, ia mengimbau agar setiap orang tidak asal memilih makanan namun dilihat pula kebutuhan gizinya.

    “Yang pasti kita tahu makanan yang baik itu makanan alami, tanpa pemrosesan. Jadi sekarang hindari makanan kaleng,” katanya dalam acara Pola Hidup dan Gizi di Masa Corona di Jakarta pada Senin, 30 Maret 2020.

    Selanjutnya saat akan berbelanja, usahakan untuk membuat daftar rencana hidup terlebih dulu. Umumnya, ini berisikan apa saja yang akan kita makan.

    “Karantina mandiri itu 14 hari. Supaya tidak bosan, coba pikir selama dua minggu mau makan apa. Yang pasti harus mencakup sayuran, buah, dan daging,” ujarnya.

    Menurut Tan, rencana ini juga berguna untuk mengantisipasi belanja terlalu lama di pasar swalayan. Tentunya ini akhirnya meminimalkan risiko berkontak dengan suasana luar.

    “Kalau tahu apa yang akan dibeli, kita bisa menghemat waktu dan tidak banyak memegang barang yang bisa menjadi sumber penularan virus,” tegasnya.

    Bagi mereka yang ingin berbelanja namun enggan pergi ke luar rumah, Tan pun mengatakan menggunakan aplikasi bisa dilakukan. Selain bisa memenuhi kebutuhan asupan gizi, ini pun ikut membantu pergerakan ekonomi para pekerja harian.

    “Manfaatnya jadi dobel untuk diri sendiri dan orang lain,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.