Wabah Virus Corona, Jaga Imunitas Anak dengan Makanan Bergizi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak sakit. Shutterstock

    Ilustrasi anak sakit. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Data yang dirilis laman kawalcovid19.id menyebutkan pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia rata-rata berada di rentang usia dewasa, yakni 40 tahunan. Hingga akhir Maret 2020, hanya ada enam anak di bawah usia 10 tahun yang terkonfirmasi menderita COVID-19.

    Meski relatif jarang menginfeksi anak-anak, COVID-19 bisa saja menginfeksi anak-anak, terutama yang memiliki imunitas lemah. Dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM, Iris Rengganis, mengatakan saat daya tubuh melemah, bakteri, virus, termasuk corona tipe baru atau COVID-2019 rentan masuk tubuh manusia, baik dewasa maupun anak-anak.

    Menurutnya, imunitas tubuh bisa dijaga dan diperbaiki dengan pola hidup sehat di antaranya dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, beraktivitas fisik, rutin, tidur cukup, minum-cukup air putih untuk mendetoksifikasi racun.

    Khusus untuk anak, menjaga imunitas bisa dibarengi dengan memberi asupan makanan tambahan yang bernutrisi. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman sehat sarang burung walet.

    Sarang walet terbuat dari protein khusus yang mengandung berbagai macam asam amino yang bermanfaat membentuk sistem imunitas. Selain itu, sarang walet juga merupakan sumber mineral yang baik yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh, di antaranya mangan, tembaga, seng, dan kalsium. Sarang walet juga kaya antioksidan, yakni senyawa aktif yang bermanfaat untuk melawan efek radikal bebas, penyebab berbagai penyakit kronis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.