Tips Mengasuh Anak di Masa Pandemi COVID-19 Menurut KPAI

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak menonton video belajar digital dari rumah di Bandung, Jawa Barat, Selasa 17 Maret 2020. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah perlu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Dua anak menonton video belajar digital dari rumah di Bandung, Jawa Barat, Selasa 17 Maret 2020. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah perlu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesuai dengan imbauan pemerintah dan organisasi kesehatan dunia (WHO), masyarakat diminta untuk tinggal di rumah selama pandemi COVID-19. Ini termasuk orang tua yang bekerja dan anak-anak yang bersekolah dari tempat tinggal masing-masing.

    Keuntungannya, hal ini bisa menjadi momentum kebersamaan orang tua dan anak. Namun perlu diingat, sebagai orang tua, Anda juga harus memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang tepat selama berada di rumah.

    Wakil Ketua Komisioner Bidang Pengasuhan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KBP KPAI), Rita Pranawati, pun membagikan tips. Pertama, ia mengimbau agar orang tua lebih sabar mendengar dan memberi masukan saat anak bosan di rumah.

    “Anak pasti mengalami kebosanan saat terlalu lama di rumah. Terlebih, mereka tidak bertemu dengan teman-temannya dan tidak dapat bermain secara bebas di luar rumah. Dengan komunikasi yang baik, anak juga akan merasa lebih nyaman berada di rumah,” katanya lewat pesan yang diterima pada Rabu, 1 April 2020.

    Rita juga mengatakan pendampingan tetap diperlukan, khususnya saat anak menjalani pembelajaran jarak jauh sebab ini adalah hal baru bagi sebagian besar anak.

    “Anak-anak sekolah dasar (SD) lebih banyak memerlukan pendampingan secara teknis dan bagi yang SMP dan SMA, orang tua lebih membantu mereka mengatur jadwal harian,” ungkapnya.

    Selain itu, penting bagi orang tua untuk menjelaskan penggunaan media digital secara baik dan benar sebab ditakutkan selama di rumah, anak justru kecanduan game dan meninggalkan tanggung jawab.

    “Orang tua bisa mengajarkan penggunaan media digital secara baik dan benar untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh,” tegasnya.

    Mengajarkan keterampilan baru saat anak di rumah juga diimbau Rita. Ini bisa dilakukan dengan melibatkan anak pada pekerjaan rumah tangga sesuai umurnya.

    “Belajar memasak, membersihkan rumah, berkebun, dan beres-beres rumah adalah proses belajar bagi anak-anak. Orang tua perlu sekreatif mungkin membuat aktivitas yang menyenangkan dan beragam bagi anak,” ujarnya.

    Terakhir, terkait dengan merebaknya virus corona, mengajarkan pola hidup bersih dan sehat pada anak pun penting, termasuk membiasakan anak mencuci tangan dengan benar dan pola makan bergizi seimbang.

    “Orang tua juga perlu menjelaskan sesuai usia anak terkait kondisi pandemi COVID-19 agar anak merasa tenang dan menjauhi kepanikan,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.