Belanja Makanan saat Wabah COVID-19, Ini yang Harus Dilakukan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keranjang belanja milik warga yang dipenuhi bahan makanan di sebuah supermarket di Doha, Qatar, 5 Juni 2017. Ketujuh negara  memutus hubungan diplomatiknya setelah menuduh Qatar mendukung milisi teroris, termasuk Al-Ikhwan al-Muslimun, ISIS, Houthi, dan Al-Qaeda. (Doha News via AP)

    Keranjang belanja milik warga yang dipenuhi bahan makanan di sebuah supermarket di Doha, Qatar, 5 Juni 2017. Ketujuh negara memutus hubungan diplomatiknya setelah menuduh Qatar mendukung milisi teroris, termasuk Al-Ikhwan al-Muslimun, ISIS, Houthi, dan Al-Qaeda. (Doha News via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengambil tindakan pencegahan terhadap bahan makanan setidaknya membantu menurunkan peluang terkena virus corona. Apalagi, penularan virus corona atau COVID-19 terbilang cepat sebab virus ini bisa hidup beberapa jam, bahkan beberapa hari di permukaan.

    Sebuah studi di New England Journal of Medicine baru-baru ini menemukan bahwa virus corona terdeteksi hidup pada plastik dan besi stainless hingga 72 jam, dan pada kardus hingga 24 jam.

    Tentu, hal ini menjadi kekhawatiran ketika harus belanja bahan makanan yang biasanya terbungkus atau membawanya dengan plastik dan kardus. Berikut tips menjaga bahan makanan yang dibeli tetap terbebas dari virus corona, dilansir dari Healthline.com.

    Bersihkan barang belanjaan yang dibeli
    Elizabeth L. Andress, seorang profesor makanan dan nutrisi di Universitas Georgia, Amerika Serikat, mengatakan setidaknya Anda harus mencuci tangan setelah membongkar dan menyimpan bahan makanan. Jika khawatir tentang kemungkinan kontaminasi pada bahan makanan, Anda bisa mencucinya.

    "Beberapa orang mungkin memilih untuk mencuci kaleng dan kotak makanan sebelum menyimpannya untuk mengurangi kemungkinan konten virus," ujarnya.

    Anda juga bisa membuang kemasan sekali pakai. Setelah selesai, Andress menyarankan mencuci meja atau permukaan lain yang tersentuh bahan makanan atau tas belanjaan yang dibawa sebelumnya. Jangan lupa mencuci tangan setelah itu.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan jika menggunakan tas kain untuk membawa barang belanjaan, cuci dengan sabun di mesin dan keringkan sebelum digunakan kembali.

    Bersihkan makanan seperti ahli bedah
    Dr. Jeffrey Van Wingen, seorang dokter keluarga yang berpraktik di Grand Rapids, Michigan, mengatakan salah satu pilihan adalah meninggalkan barang belanjaan di garasi atau teras selama setidaknya 72 jam untuk memastikan virus tidak hidup lagi di permukaan. Namun hal ini tentu tidak bisa dilakukan oleh sebagian orang.

    Oleh karena itu, bagi yang ingin menerapkan teknik steril, Van Wingen menyarankan untuk membersihkannya dulu di luar rumah. Semua kemasan bisa disemprotkan disinfektan sebelum disimpan. Atau, buang kemasan dan pindahkan ke dalam wadah bersih. Untuk buah-buahan dan sayuran, Van Wingen menyarankan agar digosok dengan sabun dan bilas dengan air sampai sabun hilang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.