David Beckham Olahraga Lari Saat Wabah Corona, Ini Manfaatnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Beckham (Instagram @davidbeckham)

    David Beckham (Instagram @davidbeckham)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pesepakbola asal Inggris David Beckham baru mengunggah aktivitas terbarunya di Instagram. Melalui video berdurasi 24 detik, terlihat ia tengah berlari di sebuah lapangan terbuka kala wabah virus corona. Ia terlihat sendiri berlari sendiri sambil memegang kamera di tangannya.

    Suami dari model dan penyanyi Victoria Beckham itu menjelaskan bahwa dirinya telah berdiam diri di rumah selama beberapa waktu. “Sama seperti kalian semua, saya berusaha berdiam diri di rumah dan menghabiskan waktu bersama keluarga,” katanya pada Selasa, 7 April 2020.

    Untungnya, meski aktivitas di luar memang dibatasi oleh pemerintah, namun untuk alasan olahraga pun masih diperbolehkan. Akan hal itu, David Beckham sangat bersyukur dan memanfaatkannya untuk berlari. “Saya sangat beruntung karena lari bisa membantu pikiran dan tubuh saya tetap sehat saat keadaan seperti ini,” katanya.

    Memang, aktivitas fisik berlari memiliki segudang sisi positif yang bukan hanya untuk kebugaran fisik, namun juga mental.

    Berikut adalah beberapa informasi mendalam tentang faedah yang bisa didapat itu, seperti dilansir dari situs Pop Sugar dan Boldsky.

    1. Meningkatkan Daya Ingat
      Sebuah studi tahun 2014 di University of British Columbia menunjukkan bahwa latihan aerobik teratur atau jenis yang bisa meningkatkan detak jantung dan membuat Anda berkeringat, seperti berlari, dapat meningkatkan ukuran hippocampus. Hippocampus adalah area otak yang terlibat dalam memori verbal dan pembelajaran. Lari juga bisa menangkal gejala penyakit Alzheimer.

    2. Mengurangi Resiko Serangan Jantung
      Ada banyak penelitian membuktikan bahwa berjalan berlari dapat membantu fungsi jantung. Sebuah penelitian baru dari Universitas Hartford, menemukan bahwa pelari maraton yang bisa berlari menyebabkan penurunan faktor risiko kardiovaskular.

    3. Menurukan Tekanan Darah
      American Heart Association (AHA) mengatakan berlari baik untuk anda. AHA mengatakan 150 menit aktivitas fisik cepat per minggu dapat menjaga tekanan darah Anda dalam rentang yang sehat. (Tapi tergantung berapa banyak latihan yang benar-benar anda perlukan).

    4. Mengurangi Risiko Kanker
      Menurut National Cancer Institute, ada bukti yang meyakinkan bahwa aktivitas fisik dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar dan payudara. Beberapa penelitian juga telah melaporkan hubungan antara aktivitas fisik dan penurunan risiko kanker prostat, paru-paru, dan lapisan rahim (kanker endometrium). Selanjutnya, temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa berjalan dapat mengurangi kerentanan seseorang terhadap bentuk-bentuk tertentu dari kanker.

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | INSTAGRAM | POPSUGAR | BOLDSKY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.