Ketika Ernest Prakasa Alami Hal Horor saat Belanja

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa menjadi pembicara dalam Kelas Skenario untuk Pemula di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. Dalam kelas ini, peserta diberikan materi membuat premis cerita, menciptakan karakter yang kuat, dan menyusun plot menggunakan metode

    Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa menjadi pembicara dalam Kelas Skenario untuk Pemula di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019. Dalam kelas ini, peserta diberikan materi membuat premis cerita, menciptakan karakter yang kuat, dan menyusun plot menggunakan metode "8 sequnce". TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Ernest Prakasa membagikan pengalamannya yang menakutkan. Pada unggahannya di Twitter pada 11 April 2020, ia bercerita bahwa dua hari lalu ia belanja mingguan di sebuah supermarket. "Gue mengalami kejadian horor," katanya di akun twitter @ernestprakasa.

    Dari mobil, Ernest melihat seorang pria berdiri di tepi jalan, tanpa masker. Pria itu lalu batuk, tanpa menutupi mulut. Pria itu kembali batuk, kali ini dilanjutkan dengan meludah ke trotoar. "Sekian. Horor kan?," kata Ernest.

    Cuitan itu disukai hingga 2,2 ribu netizen. Di saat wabah corona yang sudah mendunia ini, semua masyarakat diimbau untuk mengurangi penularan virus corona itu dengan berbagai cara. Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak berkumpul, mengisolasi diri untuk tetap di rumah saja, tidak mudik, juga imbauan terus menerus untuk menggunakan masker saat di tempat publik.

    Hal itu agar droplet atau percikan air liur yang bisa tersebar saat bersin atau berbicara, tidak terkena orang lain. Droplet bisa menjadi media penularan langsung virus corona.

    Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Moh Adib Khumaidi mengatakan kebiasaan seperti meludah sembarangan bisa meningkatkan risiko penyebaran penyakit, yang salah satunya adalah virus corona atau COVID-19. "Tidak meludah sembarangan, seperti orang naik motor lalu meludah. Batuk juga ada caranya, jangan batuk di depan teman," ujar Adib di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Februari 2020.

    Selain itu, Adib mengatakan media penyebaran virus juga bisa melalui benda yang sering dipegang, seperti misalnya telepon genggam. Ia mencontohkan seorang pekerja yang sering memegang barang seperti gagang pintu, kemudian memegang telepon genggam, maka virus bisa menempel di sana. "Lalu sampai di rumah, handphone-nya dipakai oleh anak, itu bisa jadi media penyebaran," kata Adib.

    Anda setuju tindakan pria yang meludah sembarangan, seperti yang dilihat Ernest Prakasa, adalah kejadian horor?

    M JULNIS FIRMANSYAH | TWITTER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.