Kanker Usus seperti Henky Solaiman, Kenali Gejala dan Pengobatan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Henky Solaiman. Instagram/@Opahenky

    Henky Solaiman. Instagram/@Opahenky

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang menyerang cukup banyak orang. Salah satunya aktor Henky Solaiman, yang wafat pada 15 Mei 2020.

    Kanker usus biasanya menyerang bagian bawah usus dan diiringi dengan berbagai gejala. Jika terdeteksi awal, 50 persen peluang pengobatan akan berhasil dan bila terlambat terdeteksi maka penanganannya pun bisa kurang efektif.

    Selama bertahun-tahun, penelitian dari para pakar telah menemukan beberapa jenis kanker dan penyakit serius lain. Menurut laman askdrmanny.com, kebanyakan penyebabnya karena gaya hidup dan pola makan yang salah. Jika urusannya dengan kanker usus, penyebabnya termasuk:

    *Pola makan tinggi lemak jenuh dan rendah serat
    *Gaya hidup tak sehat
    *Obesitas
    *Kegemukan
    *Merokok
    *Konsumsi alkohol berlebihan
    *Usia tua
    *Keturunan
    *Polip di anus atau bagian bawah usus besar
    *Riwayat masalah usus atau penyakit Crohn

    Gejala yang paling umum adalah:

    *Sering buang air besar
    *Sembelit
    *Diare
    *Darah di kotoran
    *Perut selalu terasa penuh meski sudah buang air
    *Kembung
    *Merasa kenyang padahal belum makan
    *Rasa sakit tak jelas di perut
    *Rasa lelah dan lesu tanpa alasan
    *Berat badan turun tanpa alasan
    *Muntah
    *Benjolan di perut atau saluran pembuangan, setelah diperiksa dokter
    *Kekurangan zat besi pada laki-laki atau pascamenopause pada perempuan

    Untuk mengatasi kanker ini ada beberapa pilihan perawatan, tergantung pada banyak hal, misalnya stadium kanker, lokasi persis terjadinya kanker, juga usia. Beberapa pilihan perawatan yang bisa dilakukan adalah:

    *Operasi
    Penanganan ini adalah yang paling umum pada kanker usus besar, biasanya untuk membuang polip atau bagian usus yang terserang kanker. Bila terdeteksi awal, operasi bisa menyembuhkan kanker usus secara total.

    *Radioterapi
    Menggunakan sinar radiasi dengan energi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker dan mencegah sel-sel itu menyebar dan berkembang biak.

    *Kemoterapi
    Menggunakan obat-obatan kimia yang keras untuk merusak sel-sel kanker dan bisa juga digabungkan dengan perawatan yang lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.