Pasien Hipertensi Bisa Alami Komplikasi Parah saat Kena Corona

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)

    Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien hipertensi wajib berhati-hati dengan merebaknya virus corona alias Covid-19. Berdasarkan Pedoman American Heart Association (AHA), orang dengan tekanan darah tinggi bisa menghadapi risiko komplikasi lebih parah jika terinfeksi virus corona.

    Sebelumnya, Hari Hipertensi Sedunia selalu diperingati pada 17 Mei. Peringatan ini bisa menjadi bentuk peringatan dan edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya memantau tekanan darah agar terbebas dari berbagai komplikasi.

    Dari data temuan oleh Kementerian Kesehatan, terlihat bahwa pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia paling besar mengidap penyakit hipertensi dengan penyakit penyerta kronis lainnya seperti penyakit jantung, ginjal, diabetes hingga stroke.

    Atas alasan tersebut, Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi (PERHI) Tunggul D. Situmorang mengajak masyarakat dengan penyakit hipertensi atau yang tekanan darahnya di kisaran 130/80 mmHg ke atas untuk memperhatikan kondisi fisik mereka. “Kami mengimbau agar masyarakat lebih peduli untuk secara teratur melakukan Pemeriksaan Tekanan Darah di Rumah (PTDR). Ini berperan cukup penting untuk deteksi, diagnosis dan evaluasi terapi yang efektif, serta bermanfaat memberikan gambaran variabilitas tekanan darah,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo.co pada Minggu, 17 Mei 2020.

    Menambahkan pernyataan tersebut, Dokter Spesialis Saraf sekaligus anggota PERHI Amanda Tiksnadi juga mengimbau pentingnya pengobatan yang sesuai agar tekanan darah selalu dalam kondisi normal. “Pengobatan dan terapi harus terus dijalani agar mencegah perburukan kondisi sehingga rentan terinfeksi virus ini dan berisiko komplikasi,” ujarnya.

    Amanda tak lupa mengingatkan pentingnya melakukan tindakan preventif Covid-19 seperti tetap melakukan social distancing, rajin mencuci tangan, mengkonsumsi makanan bergizi dan senantiasa menjaga kebersihan. “Apabila pada pasien hipertensi muncul gejala awal Covid-19 seperti meningkatnya suhu tubuh, sesak nafas, batuk kering, segera berkonsultasi kepada dokter,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.