Mau Tanam Tanaman Rempah di Rumah, Cek 5 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi tanaman di kamar mandi (freepik.com)

    ilustrasi tanaman di kamar mandi (freepik.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu cara mengisi waktu karantina saat pandemi COVID-19 adalah dengan bercocok tanam. Tanaman rempah-rempah bisa jadi pilihan untuk ditanam dalam pot, selain bisa mempercantik ruangan dapur juga bisa memberikan aroma segar rempah.

    Erin Lee, direktur lansekap di Four Seasons Resort Hualalai membagikan sejumlah tips menanam tanaman rempah di rumah seperti dikutip dari Forbes, Rabu 20 Mei 2020.

    1. Tanam rempah di pot keramik yang mudah diakses saat kita membutuhkannya sewaktu memasak.
    2. Perhatikan kebutuhan air, pupuk, serta menggemburkan tanahnya supaya subur.
    3. Letakkan tanaman rempah di jendela yang terkena sinar matahari atau balkoni kecil untuk menambah dekorasi.
    4. Pot besar baik untuk pertumbuhan akar dan menjaga kelembaban. Pastikan pot memiliki lubang pembuangan dan cawan untuk diletakkan di bawahnya. Pot yang memiliki tinggi 25 centimeter dan lebar 25 centimeter setidaknya dapat menumbuhkan 3 jenis herbal yang berbeda seperti 1 kemangi, satu peterseli, dan 4-5 daun bawang.
    5. Jangan terlalu sering menyiram tanaman, tanah butuh oksigen untuk bernapas supaya subur jadi beri jeda menyirami tanaman.

    Jenis-jenis tanaman rempah yang bisa dicoba adalah rosemary, tanam di pot dengan pencahayaan penuh sinar matahari. Sage ditanam di pot dan letakkan di tempat yang teduh. Basil atau selasih bisa ditanam di tempat yang penuh cahaya matahari sama dengan daun timi.

    Jika ingin menanam tanaman hias, yang paling mudah tumbuh di dalam ruangan adalah: Spathiphyllum, tanaman rambat Golden Pothos, Dracaena marginata, dan jenis Philodendron lainnya yang merupakan tanaman merambat dengan ukuran berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.