Hyun Bin Terkenal dengan Lesung Pipi, Intip 5 Fakta Uniknya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyun Bin. Soompi

    Hyun Bin. Soompi

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Hyun Bin sedang hangat dibicarakan warganet karena diisukan kembali menjalin hubungan asmara dengan aktris Song Hye Kyo. Kedua sejoli ini pernah berpacaran pada 2009-2011, sebelum akhirnya kandas tepat sebelum Hyun Bin menjalani wajib militer.

    Hyun Bin adalah aktor yang terkenal memiliki lesung pipi. Tidak semua orang lahir dengan lesung pipi, tapi banyak pula yang saking ingin memiliki pemanis wajah itu, mereka melakukan operasi lesung pipi. Padahal, tahukah Anda bahwa lesung pipi pada hakikatnya adalah suatu kelainan anatomis? Namun berbeda dari kelainan lainnya, persepsi masyarakat sudah terlajur terbentuk dan menganggap orang dengan lesung pipi adalah sosok yang manis dan enak dipandang.

    Hyun Bin. Soompi

    Simak 5 fakta menarik lesung pipi.

    1. Lesung pipi terbentuk karena kelainan otot wajah
      Lesung pipi sering yang sering dianggap menarik, sebenarnya bisa muncul karena adanya kelainan pada otot zygomaticus mayor. Otot ini berperan dalam membentuk ekspresi wajah. Otot inilah yang akan bergerak saat Anda tersenyum.

      Pada orang yang tidak memiliki lesung pipi, otot ini terletak di tulang pipi dan menyambung turun hingga ke sudut mulut. Sementara itu pada orang yang memiliki lesung pipi, otot ini terbelah dua dengan lokasi yang sama, yaitu dari tulang pipi hingga ke sudut mulut. Sehingga, saat seseorang tersenyum, akan terbentuk cekungan di antara dua otot yang terpisah itu. Meski secara anatomis disebut kelainan, tapi lesung pipi tidak menyebabkan dampak negatif apapun untuk kesehatan Anda.

    2. Lesung pipi dianggap faktor keturunan
      Sudah jadi fakta umum bahwa lesung pipi yang dimiliki orangtua seringkali diturunkan pada anaknya. Hal ini membuat banyak yang menganggap bahwa lesung pipi merupakan bagian dari salah satu ciri genetik, layaknya warna mata atau bentuk rambut. Namun sampai sekarang belum ada penelitian yang bisa memastikan anggapan ini.

    3. Lesung pipi saat bayi bisa hilang ketika dewasa
      Tahukah Anda jumlah bayi yang memiliki lesung pipi lebih banyak jika dibangingkan dengan orang dewasa? Sebab, seiring bertambahnya usia, lesung pipi yang muncul di bayi bisa hilang.

      Pada bayi, cekungan ini bisa terbentuk karena adanya lemak yang menumpuk di pipi. Seiring bertambahnya usia, lemak tersebut akan hilang, begitu juga dengan lesung pipi yang dulu dimilikinya. Meski begitu, ada lesung pipi yang tidak terbentuk dari lahir dan baru muncul saat usia balita atau anak-anak.

    4. Lesung pipi membuat seseorang lebih ekspresif
      Memiliki lesung pipi juga membuat wajah seseorang dianggap lebih ramah. Selain itu, cekungan ini juga dianggap membuat senyuman dan ekspresi yang muncul di wajah seseorang bisa terlihat lebih jelas. Sehingga, informasi yang tersampaikan melalui ekspresi wajah bisa lebih dimengerti lawan bicaranya.

    5. Lesung pipi bisa didapatkan dengan operasi
      Operasi untuk membentuk lesung pipi disebut sebagai dimpleplasty. Operasi ini termasuk sebagai salah satu kategori operasi plastik. Namun prosedurnya tergolong cukup sederhana dan pasien yang menjalaninya, tidak perlu dirawat inap.

      Untuk membentuk lesung pipi, dokter akan menggunakan alat dan teknik khusus untuk menyingkirkan sedikit lemak dan otot di area pipi yang ingin dibuat lesung. Setelah itu, dokter akan membuat ruang untuk lesung pipi serta mengubah posisi otot pipi dan “mengikatnya” agar lesung pipi bisa terbentuk secara permanen.

      Operasi ini tidak memerlukan bius total dan bisa dilakukan di bawah pengaruh bius lokal. Setelah operasi selesai dilakukan, Anda mungkin akan merasakan sedikit nyeri dan pembengkakan di area operasi. Namun kondisi tersebut bisa reda dengan sendirinya. Anda juga bisa meredakannya dengan kompres air dingin.

      SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.