Kenali Gejala Kekurangan Vitamin B12 dan Dampaknya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita lesu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan kelelahan, rasa lesu, sembelit, dan kehilangan nafsu makan. Beberapa orang bahkan sampai mengalami masalah pada saraf, seperti kesemutan di tangan dan kaki, serta kadang-kadang mati rasa.

    Kekurangan vitamin B12 juga bisa tak terdeteksi selama bertahun-tahun, dilansir dari India Times. Jadi, gejala seperti kelelahan, sulit bernapas, serta pelupa sering diabaikan sama sekali.

    Orang yang rentan kekurangan vitamin B12
    *Vegan dan yang tak suka produk-produk susu karena vitamin B12 biasanya didapatkan dari sumber makanan hewani.
    *Orang yang rutin minum alkohol karena vitamin B12 disimpan dalam liver dan keseimbangannya bisa terganggu akibat banyaknya alkohol.

    *Orang yang bermasalah dengan asam karena yang mengonsumsi obat untuk meredakan masalah asam biasanya tubuhnya kesulitan menyerap vitamin B12.

    Apakah kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan kerusakan permanen?

    Bisa, bila tak terdeteksi untuk waktu yang lama dan masalah ini bisa bertambah parah, menyebabkan kerusakan saraf, kehilangan daya ingat, dan tidak mampu berkonsentrasi. Efek samping lain adalah insomnia, disfungsi ereksi, sulit mengontrol buang air besar dan kecil.

    Sumber terbaik vitamin B12
    Daging sapi, kalkun, ayam, ikan trout, dan salmon. Sumber makanan nabati tidak mengandung vitamin B12 karena itulah risiko kekurangan terbesar dialami kaum vegan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H