Mall di Jakarta Segera Dibuka, Tetap Lakukan Pencegahan Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan menggunakan alat pelindung wajah saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2020. Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring memasuki tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA

    Karyawan menggunakan alat pelindung wajah saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2020. Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring memasuki tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 15 Juni 2020, sebanyak 80 pusat perbelanjaan di Jakarta akan kembali dibuka. Apakah Anda termasuk orang yang sudah sangat kangen ingin ke Mall? Meski begitu, memperhatikan protokol kesehatan tetap penting untuk dilakukan.

    Direktur di Institut Kesehatan Global Yale sekaligus Profesor Penyakit Menular di Fakultas Kedokteran di Universitas Yale, Saad Omar mengimbau agar masyarakat menghindari nongkrong atau makan di dalam mal.

    Adapun saran itu didasarkan oleh aktivitas dan pergantian pelanggan yang tinggi di restoran maupun bar. “Pelanggan akan keluar dan masuk serta menyentuh segalanya. Tentu akan meningkatkan risiko,” katanya seperti dilansir dari situs Today.com.

    Seorang ahli alergi dan imunologi di New York University Purvi Parikh juga mengingatkan untuk tidak banyak menyentuh dan mencoba khususnya item fashion di mall. Sebab ini juga bisa menjadi sumber penularan virus.

    “Anda tidak pernah tahu siapa yang mencoba pakaian tersebut sebelum Anda. Ruang ganti yang digunakan juga sangat rentan menjadi tempat bersarangnya virus lantaran banyak orang menggunakannya,” pungkasnya.

    Sementara kita menjaga diri dari hal-hal di dalam mal, memperhatikan diri sendiri dengan berbagai perlindungan juga tak lupa diingatkan Parikh. Ia mengatakan bahwa masyarakat tetap wajib menggunakan masker dan menetapkan jarak aman dengan pengunjung lainnya.

    “Senantiasa mencuci tangan dengan air dan sabun serta membawa hand sanitizer selama bepergian juga penting. Jangan lupa, pastikan pula bahwa kondisi fisik sedang sehat agar imun tubuh dapat melawan berbagai virus dan bakteri yang mungkin kita jumpai di mal,” ujarnya.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | TODAY.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H