4 Sifat Selama WFH yang Bisa Berpengaruh Buruk Bagi Karier Anda

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)

    Ilustrasi bekerja dari rumah. (Shutterstock)

    TEMPO.CO, JakartaWork From Home (WFH) atau bekerja dari rumah masih banyak dikerjakan oleh para karyawan di tengah pandemi Covid-19. Meski demikian, bukan berarti mereka bisa bebas dan lepas dari tanggung jawab selama bertugas dari tempat tinggal masing-masing.

    Terdapat berbagai kesalahan fatal yang sering dikerjakan karyawan selama WFH. Awas, hal-hal tersebut bisa berpengaruh pada keberlangsungan karier mereka. Agar tidak salah langkah, situs Forbes dan Business News Daily pun menjabarkan empat sifat buruk pekerja saat WFH. Apa saja?

    1. Hadir rapat terlambat
      Tidak hanya saat rapat secara fisik, namun rapat secara virtual selama WFH juga diperhitungkan untuk keberlangsungan karier Anda di perusahaan. Jika Anda hadir dengan terlambat dan tidak bersolek seperti biasanya, atasan akan melihat Anda sebagai orang yang kurang bertanggung jawab. Sebaliknya, persiapkan diri sebaik mungkin agar nilai kedisiplinan menjadi poin plus Anda.

    2. Menunda pekerjaan
      Memang selama di rumah saja, Anda mungkin dihadapkan dengan berbagai distraksi. Contohnya ada anggota keluarga yang meminta Anda mengantarnya ke pasar atau harus bergantian menjaga anak bermain. Tentu itu akan menguras waktu kerja dan hasilnya beberapa tugas harus ditunda. Sayangnya, etos kerja Anda akan terlihat dari sini dan kemungkinan pula berpengaruh pada keberlangsungan karir. Intinya, tetap nomor satukan pekerjaan di jam kerja agar semuanya berjalan dengan baik.

    3. Lama membalas chat atau email
      Komunikasi secara online adalah kunci utama selama bekerja dari rumah. Jika Anda ingin mempertahankan pekerjaan, maka belajarlah untuk selalu sigap dan menjadi karyawan yang komunikatif. Sebab, lambat membalas chat atau email dari rekan kerja maupun bos membuat citra Anda buruk. Ini termasuk anggapan malas dan kesan kurang profesional.

    4. Menggunakan bahasa yang kurang sopan
      Meski bekerja dari rumah, bukan berarti Anda bisa menggunakan bahasa yang santai (bahasa gaul dan singkatan) seperti dengan teman. Tetap selama konteksnya adalah pekerjaan, maka Anda harus selalu berbicara dengan bahasa yang sopan dan tepat. Sebab, penggunaan bahasa yang santai terlebih bersama atasan dan klien membuat Anda dicap sebagai orang yang kurang berpendidikan. Tentu tak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan karyawan yang demikian, bukan?

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | FORBES | BUSINESSNEWSDAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Sirna dalam 6 Nama Kronologi Pelarian Djoko Tjandra

    Setelah 11 tahun, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Malaysia. Ada nama Pinangki Sirna Malasari dalam pelarian buron kasus cessie Bangk Bali itu.