Kurang Vitamin A Akibatkan Gangguan Mata Hingga Masalah Kulit

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi vitamin. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi vitamin. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaVitamin A dikenal sebagai jenis vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan penglihatan. Ternyata, ada lebih banyak manfaat yang diberikan vitamin A. Vitamin ini juga berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh dan memiliki peranan penting dalam regenerasi dan diferensiasi fungsi sel.

    Vitamin A juga bermanfaat menjaga kesehatan kulit dan fungsi imun tubuh tetap normal. Defisiensi atau kekurangan vitamin A bisa membawa berbagai dampak kesehatan yang merugikan. Mengutip Live Science, kekurangan vitamin A sering terjadi di negara-negara Asia Tenggara dan menjadi penyebab utama kebutaan pada anak-anak. Bahkan berdasarkan data World Health Organization (WHO), ada sekitar 250 ribu - 500 ribu anak mengalami kebutaan akibat kekurangan vitamin A, dan separuhnya meninggal dalam jangka waktu 12 bulan sejak mengalami gejala kehilangan penglihatan.

    Hal itu juga bisa dialami oleh ibu hamil. Kebutuhan ibu hamil akan vitamin A sangat tinggi. Vitamin itu juga dibutuhkan si janin. Sayang, masih banyak ibu hamil yang tidak menyadari pentingnya kebutuhan vitamin A. Apalagi, jika masa kehamilan disertai dengan keluhan-keluhan tidak nafsu makan, mual dan muntah. Selain anak-anak dan wanita hamil, orang-orang yang rentan mengalami kekurangan vitamin A adalah ibu menyusui, balita, penderita fibrosis kistik, dan penderita diare kronis.

    Ada banyak dampak kekurangan vitamin A yang bisa dialami masyarakat. Berikut beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul sebagai akibat kekurangan vitamin A.

    1. Gangguan mata
      Kekurangan vitamin A dapat mengganggu kesehatan mata dan juga penglihatan. Gejala seperti mata kering, tidak keluar air mata, serta kesulitan melihat setelah memasuki malam (rabun senja/rabun ayam) merupakan gejala-gejala kekurangan vitamin A pada mata. Jika dibiarkan, bisa mengakibatkan penderitanya mengalami kebutaan permanen.

    2. Gangguan kulit
      Vitamin A bermanfaat dalam regenerasi dan mencegah peradangan kulit. Oleh karena itu, kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kulit kering, eksim, serta berbagai masalah kulit lainnya, termasuk jerawat dan peradangan pada kulit wajah.

    3. Gangguan kesuburan
      Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan ketidaksuburan baik pada pria maupun wanita. Bahkan, wanita hamil yang mengalami keguguran, juga dapat berkaitan dengan kurangnya kadar vitamin A di dalam tubuh.

    4. Gangguan pertumbuhan
      Kekurangan vitamin A dapat membuat pertumbuhan anak menjadi terganggu. Sebaliknya, anak-anak dengan kebutuhan vitamin A tercukupi bisa tumbuh secara maksimal.

    5. Infeksi tenggorokan dan saluran pernapasan
      Infeksi pada saluran pernapasan juga dapat diakibatkan oleh kekurangan vitamin A. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin A yang dikonsumsi secara teratur dengan dosis cukup dapat melindungi saluran pernapasan pada anak-anak atau orang tua.

    6. Luka sulit sembuh
      Luka yang sulit sembuh dapat juga diakibatkan karena kekurangan vitamin A sehingga kulit kekurangan kolagen dan lambat dalam melakukan regenerasi. Sebuah jurnal juga menjelaskan bahwa luka yang sulit sembuh dapat disebabkan oleh penurunan sistem imun akibat kekurangan vitamin A sehingga jika terjadi luka maka respons tubuh untuk menyembuhkannya akan lebih lambat

      SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.