Tips Bersepeda agar Tak Mudah Cedera, Cek Dudukan Sepeda Dahulu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bersepeda di masa pandemi.

    Ilustrasi bersepeda di masa pandemi.

    TEMPO.CO, JakartaBersepeda tengah menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan masyarakat selama pandemi Covid-19. Selain seru dan mudah, bersepeda pun dikerjakan karena kaya manfaat bagi kesehatan tubuh kita.

    Meski demikian, bersepeda tentu harus dilakukan dengan benar. Sebab jika tidak, kegiatan ini justru bisa meningkatkan risiko cedera. Penelitian di Amerika Serikat pun membuktikan bahwa setiap tahunnya, 42 persen orang mengalami cedera di bagian lutut, 36 persennya di pangkal paha dan bokong, dan 22 persen lainnya di punggung.

    Tentu Anda tak ingin mengalaminya. Untuk itu, situs Self.com dan The Active Times membagikan beberapa trik bersepeda yang baik agar terlindungi dari cedera.

    1. Selalu mengecek dudukan sepeda sebelum digunakan
      Anda sangat disarankan untuk selalu mengecek duduk di atas kursi sepeda sebelum mengendarainya. Caranya cukup duduk sembari mengayuh sepeda terus ke arah belakang. Perhatikan, apakah ada perubahan dari dudukan itu atau tidak. Jika berubah, pastikan Anda mengencangkan dengan tinggi yang sesuai. Karena kita kursi bergoyang ke samping dan ke atas, akan membuat keseimbangan terganggu sehingga Anda rentan jatuh.

    2. Lakukan peregangan sebelum berkendara
      Salah satu kesalahan utama sebelum bersepeda adalah menghindari peregangan. Padahal, peregangan sangat penting untuk melemaskan otot-otot Anda sehingga mencegah cedera. Untuk melakukannya pun cukup mudah. Anda bisa mempertemukan kedua tangan berganti dari dagu ke dada, telinga ke bahu, dan melihat ke kiri dan ke kanan.

    3. Memilih sepeda yang tepat
      Setiap sepeda umumnya baik untuk dikendarai. Namun, ada beberapa jenis sepeda yang nyaman tergantung dari tujuan kegiatan bersepeda itu sendiri. Contohnya jika Anda ingin berkendara ke dan dari tempat kerja atau sekedar mengunjungi teman, cari sepeda dengan tempat duduk yang lebih luas dan lebih rendah. Tujuannya agar Anda dapat menjejakkan kaki ke tanah saat Anda berhenti dalam lalu lintas.

      Sedangkan untuk sepeda yang ingin dikendarai untuk jarak yang lebih jauh serta kecepatan yang lebih tinggi, Anda pun disarankan untuk memilih sepeda yang dapat menyadarkan badan ke depan dalam posisi yang lebih aerodinamis. Bagaimana jika bersepeda untuk tujuan keduanya? Cobalah cari jenis hybrid.

    4. Perkuat trisep lengan Anda
      Jika Anda ingin berkeliling dengan jarak jauh, Anda disarankan untuk memperkuat trisep lengan. Sebab, trisep bekerja dengan menahan posisi dan menopang berat badan Anda selama berkendara. Selain itu, trisep juga bertindak sebagai peredam kejut agar Anda tak rentan tegang dan terkilir pada bagian leher dan bahu. Untuk itu mulai sekarang, tambahkan beberapa gerakan trisep-toning ke rutinitas olahraga rutin Anda.

      SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | SELF.COM | THEACTIVETIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Sirna dalam 6 Nama Kronologi Pelarian Djoko Tjandra

    Setelah 11 tahun, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Malaysia. Ada nama Pinangki Sirna Malasari dalam pelarian buron kasus cessie Bangk Bali itu.