Louis Vuitton Akan Luncurkan Koleksi Terbaru di Shanghai

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembeli mengantre pada hari pembukaan kembali di depan sebuah butik fashion mewah Louis Vuitton setelah Swiss melonggarkan aturan lockdown di Zurich, Swiss, 11 Mei 2020. Antrean di depan butik brand asal Prancis tersebut tampak mengular di hari pertama dibuka kembali. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Pembeli mengantre pada hari pembukaan kembali di depan sebuah butik fashion mewah Louis Vuitton setelah Swiss melonggarkan aturan lockdown di Zurich, Swiss, 11 Mei 2020. Antrean di depan butik brand asal Prancis tersebut tampak mengular di hari pertama dibuka kembali. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.CO, JakartaLouis Vuitton memilih jalanan di kota Shanghai sebagai lokasi untuk meluncurkan koleksi busana pria terbarunya, daripada di Paris, Perancis. Direktur Kreatif Louis Vuitton, Virgil Abloh mengatakan koleksi musim semi 2021 akan diluncurkan di Shanghai pada 6 Agustus dan di Jepang sesudahnya. "Keduanya akan terbuka untuk masyarakat umum dan akan disiarkan langsung," kata Abloh dikutip dari Antara, Sabtu 11 Juli 2020.

    Pengumuman itu muncul setelah Abloh membuat campuran antara live action dengan film animasi untuk pekan mode pria di Paris, yang diadakan secara daring untuk pertama kalinya karena pandemi virus corona.

    Dalam cuplikan film pertama yang berjudul "Message in a Bottle", Abloh menunjukkan karakter yang disebut "Zoooom" dan teman-temannya sedang mengepak peti di markas Vuitton, di tepi ibukota Perancis, dan meletakkannya di sebuah tongkang di Sungai Seine sebelum melambaikan tangan mereka dalam perjalanan menuju ke Timur Jauh.

    Abloh, selaku Direktur Kreatif kulit hitam Amerika pertama untuk Louis Vuitton juga mengungkapkan bahwa ia mendorong keberlanjutan yang lebih besar dalam koleksi Vuitton, selama berada di bawah naungannya.

    Abloh yang juga mendirikan label streetwear Off-White, mengatakan koleksi Vuitton kali ini akan melibatkan bahan-bahan daur ulang untuk menciptakan kreasi terbarunya.

    "Pertunjukan berikut ini mungkin adalah lompatan terbesar yang saya buat dalam hal mengusulkan sistem baru, bagaimana sistem itu hidup dan beroperasi," katanya kepada laman Women's Wear Daily.

    Sejumlah pakar dalam bisnis fashion menyebutkan Asia merupakan pasar paling penting bagi merek-merek mewah seperti Louis Vuitton. Cina sendiri diprediksi akan menyumbang hampir setengah dari penjualan pada tahun 2025.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.