Lagi, Artis Terlibat Prostitusi. Psikolog Ungkap Sebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nama Hana Hanifah mendadak jadi perbincangan di dunia maya bahkan menjadi trending topic Google. Gadis berusia 23 tahun ini merupakan seorang selebgram dan artis FTV. Instagram

    Nama Hana Hanifah mendadak jadi perbincangan di dunia maya bahkan menjadi trending topic Google. Gadis berusia 23 tahun ini merupakan seorang selebgram dan artis FTV. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Prostitusi artis kini sedang ramai diperbincangkan setelah salah satu pemain film televisi atau FTV bernama Hana Hanifah ditangkap oleh Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan. Hana bukan satu-satunya artis yang tersandung kasus prostitusi. Sebelumnya juga ada beberapa nama, seperti Vanessa Angel yang tertangkap di Surabaya, Avriellia Saqilla, Hesty "Klepek-klepek", hingga Nikita Mirzani.

    Kasus prostitusi artis kembali mengemuka dan yang terlibat praktik terlarang itu kebanyakan dari keluarga menengah ke bawah. Psikolog Intan Erlita, yang juga punya pengalaman di dunia hiburan sebagai presenter, mengatakan fenomena prostitusi artis kebanyakan memiliki motif untuk mencari kehidupan yang lebih baik dan membahagiakan keluarga. Mereka pun tidak peduli dengan konsekuensi yang akan didapat kemudian hari.

    "Mereka jadi tulang punggung keluarga di usia dini, jadi beban yang mereka tanggung kadang-kadang mereka enggak sanggup, tapi enggak mau mengecewakan keluarga, akhirnya sudah," kata Intan.

    Intan mengatakan tidak heran jika ada orang tua yang kaget saat mendapat kabar anaknya terlibat bisnis prostitusi. Menurut Intan, hal ini terjadi karena tidak adanya komunikasi yang terbuka di dalam keluarga.

    Vanessa Angel. Instagram.com/@vanessangelofficial

    "Harusnya ngomong saja ke keluarga, itu namanya ada keterbukaan. Kadang-kadang kita ingin membahagiakan orang lain tapi enggak sadar diri kita hancur," ujar Intan.

    Intan melanjutkan, "Itu satu poin banget dan banyak banget, dan kalau di-tracking latar belakang keluarganya jarang orang yang berada dan pasti orang tuanya kaget. Orang tua juga enggak pernah tanya dari mana uangnya."

    Peran orang tua dan keluarga dekat sangat penting untuk mencegah anak terlibat dalam bisnis prostitusi. Setidaknya orang tua harus selalu menanyakan tentang pekerjaan anak dan berapa penghasilan yang didapatkan.

    "Harus ada kepekaan dari keluarga, kalau kerja di perusahaan uangnya ketakar, kalau jadi artis syuting lagi libur kok pandemi gini, ada saja duitnya. Orang tua punya hak untuk tanya itu," kata Intan.

    "Dari omongan itu anak mungkin enggak akan jujur tapi seenggaknya pertanyaan itu sudah menggugah hatinya anak, 'Jangan-jangan orang tua gue tahu nih gue kerja apa'. Kasih nasihat, sudah mudah-mudahan kamu kerja halal ya. Nasihat itu buat anak yang lagi melenceng seperti tamparan jadi kepikiran jangan-jangan tahu," lanjut Intan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.