Jangan Tinggalkan Hand Sanitizer di Dalam Mobil, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    Ilustrasi hand sanitizer. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Hand sanitizer adalah salah satu alat pelindung diri yang wajib dimiliki selama pandemi Covid-19. Penggunaannya memang sangat efektif untuk membunuh virus dan bakteri penyebab infeksi.

    Sebagai cara mudah untuk membawa hand sanitizer saat bepergian, tak jarang masyarakat pun menyimpannya di dalam kendaraan. Sayangnya, kebiasaan tersebut kini harus mulai dihindari karena terdapat banyak dampak negatif yang bisa ditimbulkan.

    Melansir dari situs Daily Echo, profesor di Universitas Florida Gold Coast, Greg Boyce, menyebutkan salah satu efek buruknya. Ia mengatakan kemampuan hand sanitizer dalam menangkal infeksi akan menurun drastis karena suhu panas di dalam mobil bisa menyebabkan alkohol menguap.

    “Suhu di dalam kendaraan dapat naik dengan cepat, terutama jika telah diparkir di bawah sinar matahari langsung. Sayangnya, bahan aktif alkohol bisa cepat menguap di temperatur itu sehingga hand sanitizer tidak akan dapat bekerja dengan cara yang seharusnya,” katanya.

    Sementara itu, risiko lebih besar diungkapkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat. Melalui situs Times of India, menyimpan hand sanitizer dengan udara panas bisa memicu alkohol untuk lebih mudah terbakar. Dengan kata lain, ini akan membahayakan keselamatan pengendara maupun keamanan mobil.

    Untuk itu, CDC tidak merekomendasikan meletakkan hand sanitizer di dalam kendaraan. Sebagai alternatif, Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) mengimbau agar hand sanitizer yang mengandung alkohol disimpan di tempat yang dingin.

    "Mereka tidak boleh disimpan di dekat api, tempat terbuka, dan tempat panas. Terlebih jika volume hand sanitizer lebih besar (di atas 100 ml),” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Sirna dalam 6 Nama Kronologi Pelarian Djoko Tjandra

    Setelah 11 tahun, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Malaysia. Ada nama Pinangki Sirna Malasari dalam pelarian buron kasus cessie Bangk Bali itu.