Wisatawan Saat Ini Tidak Hanya Utamakan Tiket Murah, Tapi...

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan di musim dingin. Sekelompok wisatawan di Pegunungan Alpen, Swiss. (pixabay.com)

    Ilustrasi liburan di musim dingin. Sekelompok wisatawan di Pegunungan Alpen, Swiss. (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum pandemi COVID-19 menerjang industri pariwisata, para wisatawan mengutamakan harga dalam berlibur, pameran tiket pesawat murah digandrungi dan jadi andalan orang-orang untuk berlibur ke tempat idaman.

    Kini, ada pertimbangan baru yang dipikirkan para wisatawan sebelum berlibur setelah wabah virus corona muncul. Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, wisatawan saat ini tak cuma mementingkan harga, tapi kebersihan dan fleksibilitas. "Harus ada sesuatu yang meyakinkan wisatawan untuk traveling tanpa merasa was was," kata Gaery dalam peluncuran fitur Tiket Flexi di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.

    Fitur baru ini membuat pelanggan bisa membeli produk Flexi Hotel dan Flexi To Do di tiket.com tanpa harus menentukan tanggal. Pelanggan bisa menukarnya hingga maksimal setahun dari waktu pemesanan. Ke depannya, tiket.com juga akan menyediakan Flexi Flight untuk pesawat.

    Lewat fitur ini, konsumen bisa memesan hotel atau tiket atraksi meski belum memastikan waktu yang diinginkan, sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi yang kini masih serba tak pasti. "Traveler bisa punya fleksibilitas dan dapat tawaran terbaik bepergian, partner hotel bisa melihat akan ada berapa banyak tamu yang menginap sehingga bisa mempersiapkan lebih baik," kata dia.

    Saat ini hotel yang bergabung dengan tiket Flexi mencapai lebih dari 400, baik itu domestik maupun mancanegara seperti Singapura, Malaysia dan Thailand, jelas Cisyelya Bunyamin, VP Accommodation tiket.com.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Sirna dalam 6 Nama Kronologi Pelarian Djoko Tjandra

    Setelah 11 tahun, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap di Malaysia. Ada nama Pinangki Sirna Malasari dalam pelarian buron kasus cessie Bangk Bali itu.