Bisa Mengganggu Siklus Tidur, Jangan Bekerja di Kasur

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja di rumah. shutterstock.com

    Ilustrasi bekerja di rumah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang memilih bekerja dari tempat tidur ketika merasa lelah atau bosan tetapi masih harus menyelesaikan laporan atau tugas. Sebaiknya Anda tak melakukannya karena ini bisa mempengaruhi kesehatan Anda. "Saya tidak akan merekomendasikan (bekerja di tempat tidur) dan saya akan berusaha menghindarinya dengan cara apa pun karena akan ada banyak konsekuensi negatif yang menyertainya," terapis chiropratic Andrew Bang seperti dilansir dari Medical Daily, Selasa 21 Juli 2020.

    Bekerja dari tempat tidur salah satunya bisa berdampak pada postur dan bahkan mengganggu siklus tidur Anda. Harvard Healthy Sleep mengatakan, ketika seseorang secara teratur bekerja dari tempat tidur, tubuhnya bisa mulai mengasosiasikan tempat tidur dengan pekerjaan, mengacaukan mode tidur dengan mode kerja, dan membuatnya lebih sulit untuk tidur nyenyak atau mengikuti pola tidur yang baik.

    Di sisi lain, ketika Anda bekerja di tempat tidur, maka akan cenderung mencari posisi yang memungkinkan bisa bekerja dan bersantai pada saat yang sama. Ini bukan ide yang baik karena beberapa posisi dapat menyebabkan rasa sakit dan sakit dalam jangka panjang. "Ergonomi yang tepat dari ruang kerja Anda harus selalu memiliki tulang belakang Anda dalam posisi netral mungkin. Pengaturan Anda harus selalu memastikan kepala, lengan dan punggung Anda berada di posisi netral yang tepat dan Anda harus memasukkan gerakan sepanjang hari," kata Bang.

    Menurut dia, posisi terbaik untuk bekerja di tempat tidur yakni punggung tak bersandar ke kepala tempat tidur atau dinding. Dia tak menyarankan menggunakan bantal karena dapat menyebabkan otot leher melendung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 Dipatahkan Sejumlah Pakar

    Hadi Pranoto jadi perbincangan warganet setelah ia mengkalaim menemukan obat Covid-19 ketika diwawancarai musisi Anji. Sejumlah pakar meragukan Hadi.