Tak Berani Makan Daging Kurban, Coba Ayam Panggang Enak Tanpa Kering dan Gosong

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayam Panggang Krispi. shutterstock.com

    Ayam Panggang Krispi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat yang tak berani mengonsumsi daging merah atau daging kurban saat Idul Adha, ayam bisa menjadi pilihan menu. Daging ayam adalah salah satu jenis protein yang cukup menantang untuk dipanggang.

    Dilansir dari Insider, jika Anda berhasil memanggang ayam dengan paduan bumbu dan waktu tepat, hasil ayam itu akan lunak, renyah, dan gurih. Sebaliknya, jika memanggangnya terlalu sebentar, ayam masih mentah. Jika pun terlalu lama, daging ayam akan terlalu kering, bahkan gosong. Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat memanggang ayam.

    Pastikan suhu tak terlalu tinggi
    Jika memasang suhu dalam oven yang terlalu tinggi, waspadalah. Menurut Courtney Rada, pembawa acara kuliner "Carnivorous" di Genius Kitchen, saat memanggang ayam jangan memasang suhu yang terlalu tinggi.

    “Jika menggunakan pemanggang gas, suhu medium adalah ideal untuk memanggang atau sekitar 350 derajat Fahrenheit,” ungkapnya.

    Jika menggunakan pemanggang dengan batu bara, cobalah memosisikan batu bara tidak terlalu dekat dengan ayam agar tidak cepat hangus. Cara mengendalikan pemanggang pun harus lebih teliti dalam mendekatkan ataupun menjauhkan daging dari arang agar tingkat kematangan bisa merata dan sempurna.

    Jangan meninggalkan pemanggang dalam keadaan terbuka
    Setiap kali membuka tudung panggangan, sentuhan udara akan sangat mempengaruhi suhu panggangan. Hal itulah yang menurut Claudia Sidoti, kepala koki Hello Fresh, penting untuk menutupi panggangan dengan bahan yang aman untuk menjaga suhu terjaga sekaligus mencegah perubahan suhu yang merusak bentuk daging.

    Gunakan termometer untuk memastikan kematangan daging
    Chef Rada dan Sidoti sepakat selama memanggang daging ayam Anda wajib memanfaatkan termometer khusus daging untuk mengecek kematangan.

    “Mengukur suhu dengan termometer sangat penting karena benda ini dipercaya punya mekanisme yang akurat dalam mengukur suhu kematangan daging. Alat ini sangat membantu dalam memanggang,” kata Sidoti.

    Dia pun merekomendasikan untuk menggunakan termometer khusus daging dengan acuan tingkat kematangan yang dipakai pada kisaran 165 derajat Celsius. Penting juga untuk menyuntikkan termometer itu ke bagian paling dalam daging untuk memastikan tingkat kematangan sudah sempurna.

    Untuk mencegah hangusnya daging, jangan masukkan saus lebih awal
    Anda perlu menunggu beberapa menit sebelum mengoleskan saus atau bumbu pada daging ayam yang akan dipanggang. Misalnya saja saus barbekyu. Chef Rada menjelaskan Anda harus memanggang dulu daging ayam sebelum mengoleskan bumbu khususnya bagi jenis saus yang manis dan kental.

    “Saus itu bisa mengkaramelisasi kulit ayam dengan cepat, jika Anda menambahkan saus atau bumbu lebih awal bersamaan saat memanggang, maka daging tersebut akan cepat matang dan menjadi hangus,” ujar Rada.

    Jangan campurkan makanan lain dalam panggangan daging ayam
    Memang sangat menggoda untuk mempercepat proses memasak dengan manambahkan berbagai sayuran sekaligus dalam pemanggang bersama ayam. Menurut Chef Rada, hal itu malah akan menimbulkan kekacauan karena setiap makanan punya waktu untuk mencapai kematangan berbeda-beda.

    Perbedaan ukuran daging juga mempengaruhi lama waktu memanggang
    Waktu yang diperlukan untuk memanggang daging ayam sangat tergantung juga dari bentuk dan ukuran daging yang akan dipanggang. Chef Rada menyebutkan jika memanggang bagian dada ayam, waktu yang diperlukan adalah empat kali proses membolak-balik daging pada dua sisi hingga matang. Dengan begitu, sari daging ayam juga masih tersedia dan kematangan yang tercapai sempurna.

    Sebaliknya, jika memanggang bagian lain, misalnya sayap ayam, Anda perlu waktu yang berbeda dan juga suhu yang berbeda dari memanggang bagian dada ayam.

    Jangan langsung memotong daging setelah selesai dipanggang
    Untuk menjaga cita rasa dan sari daging hasil panggangan, jangan langsung memotong daging tersebut begitu keluar dari oven. Anda harus mendinginkan sebentar sambil menjamin sari daging dari hasil memanggang terserap sempurna.

    Chef Rada menyatakan untuk potongan kecil daging, Anda hanya perlu mendiamkan sesaat, yaitu 5 menit sebelum dipotong. Namun, untuk ukuran daging ayam panggang yang besar dan utuh, setelah dipanggang Anda harus menunggu 15-30 menit.

    Bersihkan alat pemanggang setelah dipakai
    Chef Rada menambahkan penting untuk membersihkan alat pemanggang sesudah memakainya. “Langkah ini penting, membersihkan wadah dan alat pemanggang dengan kuas agar menghilangkan kotoran sisa panggang dan sisa sari,” tuturnya.

    Jika tidak punya kuas untuk menyapu dan membersihkan alat pemanggang, Anda bisa menggunakan aluminium foil untuk membersihkan wadah dan alat pemanggang, lalu menyimpannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.